Wanita Ini Buka Jasa Pembersih Tanpa Busana, Dibayar Rp 1,3 Juta per Jam

Adalah Victoria Murphy, wanita asal Scotlandia ini membuat bisnis sebagai pembersih tanpa busana. Foto: Dok. Glimmer

Adalah Victoria Murphy, wanita asal Scotlandia ini membuat bisnis sebagai pembersih tanpa busana. Foto: Dok. Glimmer

Victoria adalah seorang sarjana, lulusan manajemen event. Lepas kuliah ia mendirikan perusahaan yang membuka jasa pembersih tanpa busana bernama Glimmer. Foto: Dok. Glimmer

Victoria adalah seorang sarjana, lulusan manajemen event. Lepas kuliah ia mendirikan perusahaan yang membuka jasa pembersih tanpa busana bernama Glimmer. Foto: Dok. Glimmer

Victoria sudah memiliki 15 pegawai pembersih tanpa busana, termasuk tiga pria yang dibayar sampai 75 poundsterling atau Rp 1,3 juta tergantung tingkat tanpa busana mereka. Foto: Dok. Glimmer

Victoria sudah memiliki 15 pegawai pembersih tanpa busana, termasuk tiga pria yang dibayar sampai 75 poundsterling atau Rp 1,3 juta tergantung tingkat tanpa busana mereka. Foto: Dok. Glimmer

Aku tahu aku menginginkan sesuatu yang menyenangkan, tapi juga berisiko, namun tidak terlalu ekstrem. Kami bukan perusahaan pelacuran, kami menawarkan pengalaman yang menyenangkan dan genit, ujarnya kepada The Sun. Foto: Dok. Glimmer

"Aku tahu aku menginginkan sesuatu yang menyenangkan, tapi juga berisiko, namun tidak terlalu ekstrem. Kami bukan perusahaan pelacuran, kami menawarkan pengalaman yang menyenangkan dan genit," ujarnya kepada The Sun. Foto: Dok. Glimmer

Ada tiga tahapan yang ditawarkan Glimmer, yaitu membersihkan dengan lingerie atau underwear, tampil topless dan benar-benar tak berbusana. Harganya dimulai 55 poundsterling atau Rp 1 juta, hingga 75 poundsterling atau Rp 1,3 juta. Foto: Dok. Glimmer

Ada tiga tahapan yang ditawarkan Glimmer, yaitu membersihkan dengan lingerie atau underwear, tampil topless dan benar-benar tak berbusana. Harganya dimulai 55 poundsterling atau Rp 1 juta, hingga 75 poundsterling atau Rp 1,3 juta. Foto: Dok. Glimmer

Victoria mengatakan keluarganya juga mendukung pekerjaannya ini, karena yang dijual sesungguhnya adalah jasa kebersihannya. Foto: Dok. Glimmer

Victoria mengatakan keluarganya juga mendukung pekerjaannya ini, karena yang dijual sesungguhnya adalah jasa kebersihannya. Foto: Dok. Glimmer

Aku menghabiskan banyak waktu menjelaskan ke orang-orang jika ini adalah bisnis kebersihan yang serius. Kami membersihkan dengan standard yang tinggi. Para klien bukannya duduk dan menonton pembersih. Pembersih justru mengajak mereka ngobrol, tapi yang terpenting mereka melakukan tugasnya untuk membersihkan rumah, lanjutnya. Foto: Dok. Glimmer

"Aku menghabiskan banyak waktu menjelaskan ke orang-orang jika ini adalah bisnis kebersihan yang serius. Kami membersihkan dengan standard yang tinggi. Para klien bukannya duduk dan menonton pembersih. Pembersih justru mengajak mereka ngobrol, tapi yang terpenting mereka melakukan tugasnya untuk membersihkan rumah," lanjutnya. Foto: Dok. Glimmer