Kisah Sosialita Cantik Hong Kong yang Pernah Diculik di Dalam Gua

Queenie Rosita Law, sosialita cantik Hong Kong yang pernah punya pengalaman traumatis dalam hidupnya. Di 2015, wanita 32 tahun itu pernah diculik dan dilarikan ke dalam sebuah gua di gunung Fei Ngo Shan.  Foto: Instagram

Queenie Rosita Law, sosialita cantik Hong Kong yang pernah punya pengalaman traumatis dalam hidupnya. Di 2015, wanita 32 tahun itu pernah diculik dan dilarikan ke dalam sebuah gua di gunung Fei Ngo Shan.  Foto: Instagram

Queenie diculik oleh para penjahat selama empat hari. Para penjahat tersebut meminta tebusan ke orangtua Queenie sebesar 28 juta dolar Hong Kong atau sekitar Rp 51 miliar. Foto: Instagram

Queenie diculik oleh para penjahat selama empat hari. Para penjahat tersebut meminta tebusan ke orangtua Queenie sebesar 28 juta dolar Hong Kong atau sekitar Rp 51 miliar. Foto: Instagram

Para penculik tersebut memang telah mengincar anak orang kaya. Queenie adalah cucu dari Law Ting-pong, salah satu orang terkaya di Hong Kong.  Foto: Instagram

Para penculik tersebut memang telah mengincar anak orang kaya. Queenie adalah cucu dari Law Ting-pong, salah satu orang terkaya di Hong Kong.  Foto: Instagram

Sang kakek adalah pemilik perusahaan fashion Bossini. Keluarga Law adalah orang terkaya ke-27 di Asia. Kekayaannya mencapai US$ 6,5 miliar atau sekitar Rp 95 triliun. Queenie kini menjadi creative director di perusahaan keluarga. Ia pun kini mengeluarkan buku berjudul Dear Life.  Foto: Instagram

Sang kakek adalah pemilik perusahaan fashion Bossini. Keluarga Law adalah orang terkaya ke-27 di Asia. Kekayaannya mencapai US$ 6,5 miliar atau sekitar Rp 95 triliun. Queenie kini menjadi creative director di perusahaan keluarga. Ia pun kini mengeluarkan buku berjudul 'Dear Life.  Foto: Instagram

Dalam buku tersebut, untuk pertama kalinya Queenie menceritakan secara detail penculikannya. Pada suatu malam, dia dibawa keluar dari tempat tidurnya oleh enam pria yang masing-masing membawa pisau.  Foto: Instagram

Dalam buku tersebut, untuk pertama kalinya Queenie menceritakan secara detail penculikannya. Pada suatu malam, dia dibawa keluar dari tempat tidurnya oleh enam pria yang masing-masing membawa pisau.  Foto: Instagram

Namun sebelum Queenie keluar rumah, para penculik membiarkannya membawa baju dan sepatu ternyamannya. Mereka pun tinggal di sebuah tenda tanpa akses apapun.  Foto: Instagram

Namun sebelum Queenie keluar rumah, para penculik membiarkannya membawa baju dan sepatu ternyamannya. Mereka pun tinggal di sebuah tenda tanpa akses apapun.  Foto: Instagram

Queenie menceritakan bahwa dia tidak memiliki pengalaman yang menyakitkan saat diculik. Para penculik berjanji tidak menyakitinya. Ada seorang penculik yang mengatakan bahwa apakah ia bisa berteman dengan Queenie.  Foto: Instagram

Queenie menceritakan bahwa dia tidak memiliki pengalaman yang menyakitkan saat diculik. Para penculik berjanji tidak menyakitinya. Ada seorang penculik yang mengatakan bahwa apakah ia bisa berteman dengan Queenie.  Foto: Instagram

Penculik lainnya pun menceritakan kehidupan cintannya kepada Queenie. Salah satu penculik mengatakan bahwa dia sebenarnya punya pacar namun hubungannya ditentang karena ia miskin.  Foto: Instagram

Penculik lainnya pun menceritakan kehidupan cintannya kepada Queenie. Salah satu penculik mengatakan bahwa dia sebenarnya punya pacar namun hubungannya ditentang karena ia miskin.  Foto: Instagram

Dari penculikannya tersebut, Queenie mengaku mendapatkan banyak pelajaran hidup. Bukan hanya secara fisik aku jadi orang yang berbeda, tapi aku merasa lahir kembali secara psikologis karena aku mendapatkan kembali kebebasan, kata Queenie.  Foto: Instagram

Dari penculikannya tersebut, Queenie mengaku mendapatkan banyak pelajaran hidup. "Bukan hanya secara fisik aku jadi orang yang berbeda, tapi aku merasa lahir kembali secara psikologis karena aku mendapatkan kembali kebebasan," kata Queenie.  Foto: Instagram

Pengalaman yang tak terlupakan tersebut membuat Queenie jadi lebih memiliki gairah hidup dan mengejar tujuan hidupnya. Aku sekarang merasa jadi orang yang lebih baik dan bekerja keras untuk mencapai cita-cita hidupku karena hidup tidak terduga bisa berubah kapanpun, tambahnya.  Foto: Instagram

Pengalaman yang tak terlupakan tersebut membuat Queenie jadi lebih memiliki gairah hidup dan mengejar tujuan hidupnya. "Aku sekarang merasa jadi orang yang lebih baik dan bekerja keras untuk mencapai cita-cita hidupku karena hidup tidak terduga bisa berubah kapanpun," tambahnya.  Foto: Instagram