Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Tren Celana 'Tak Dikancing' Ala Gen Z, Bikin Orang Tua Bingung

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 25 Jul 2026 17:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Tren Celana Tak Dikancing dari Hollister.
Tren Celana Tak Dikancing. Foto: Dok. Hollister
Jakarta -

Muncul tren fashion baru di kalangan Gen Z yang disebut bikin orang tua geleng-geleng kepala. Tren ini menonjolkan model celana yang terlihat belum dikancing.

Gaya yang populer disebut 'foldover jeans' ini sedang digemari Gen Z dan viral di media sosial. Tampilannya seperti lupa menutup resleting atau mengancingkan celana sehingga kerap dianggap tak senonoh.

Foldover jeans merupakan model celana dengan detail lipatan pada bagian pinggang yang dijahit mengarah ke luar agar terlihat seperti celana terbuka. Beberapa desain diberi motif bunga kecil atau garis-garis yang menyerupai celana dalam, menciptakan ilusi bagian depan celana tidak ditutup dengan benar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tren ini sebenarnya sudah populer sejak 2022, ketika selebriti seperti Addison Rae, Doja Cat, Hwasa MAMAMOO hingga Jennie BLACKPINK tampil memakai celana yang sengaja dibuka resletingnya lalu dilipat ke bawah. Kini, berbagai merek fashion menghadirkan foldover jeans, mulai dari Fashion Nova, Hollister, Edikted, AGOLDE, hingga label mewah asal Jepang, Sacai.

Harga foldover jeans pun sangat beragam, mulai dari US$35 (Rp 628 ribuan) hingga US$1,210 (Rp 21,7 juta).

ADVERTISEMENT

Namun, tren ini tak sepenuhnya mendapat respons positif, terutama dari kalangan orang tua.

Tren Celana Tak Dikancing.Tren Celana Tak Dikancing. Foto: Instagram/Millie Bobby Brown

"Tren ini benar-benar membuat saya kesal. Setiap kali mereka turun dari kamar, rasanya saya ingin berkata, 'Tolong tutup resleting celanamu, Sayang,'" ujar Lisa Alvarez, seorang ibu asal Queens dengan dua putri yang mengikuti tren tersebut, seperti dikutip dari New York Post.

Di sisi lain, editor gaya hidup Cosmopolitan USA, Aiyana Ishmael, menilai popularitas foldover jeans menunjukkan bagaimana Gen Z terus bereksperimen dengan cara berpakaian.

"Gen Z mengadopsi tren ini dengan sangat antusias. Gayanya terlihat lucu, sedikit usil, sekaligus menjadi cara untuk memperlihatkan lebih banyak kulit, sesuatu yang memang sering disukai anak muda," katanya.

Menurut Ishmael, model celana ini terus habis terjual sepanjang musim panas. Seorang staf penjualan Hollister di Manhattan juga mengungkapkan bahwa foldover jeans selalu cepat ludes dan harus berkali-kali restock karena tingginya permintaan. Kondisi serupa juga terjadi di Nordstrom dan Edikted, retailer ternama di Amerika Serikat.

Tren Celana Tak Dikancing dari Desigual.Tren Celana Tak Dikancing dari Desigual. Foto: Dok. Desigual

Fenomena ini bahkan memunculkan kreativitas baru di kalangan mahasiswa. Sofia Yassinger, mahasiswi Duke University, mengatakan banyak orang membeli celana denim longgar berukuran lebih besar, lalu menjahit sendiri bagian pinggangnya agar menghasilkan efek foldover jeans.

"Mereka ingin terlihat seksi," kata Sofia.

Menurut kamu, tren ini layak diikuti atau lebih baik dilewati saja?

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads