Maskulinitas dan Gaya Para Bintang Piala Dunia 2026 Pakai Tas Hermes
Sulit untuk menyangkal bahwa Erling Haaland adalah salah pemain terbaik di Piala Dunia 2026. Di luar lapangan pun, penyerang asal Norwegia ini tak luput dari sorotan berkat gayanya menenteng tas mewah Hermes. Penampilan tersebut sekaligus memicu perdebatan soal maskulinitas.
'Hermes Baddie' begitu julukan untuk Erling yang gemar mengoleksi tas mewah keluaran brand Prancis tersebut. Salah satunya, tas Haut à Courroies (HAC) edisi khusus dalam palet biru seperti tema warna Manchester City, klub yang menaunginya sejak 2022.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erling Haaland #9 dari Manchester City tiba di Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood menjelang Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 pada 12 Juni 2025 di Fort Lauderdale, Florida. (Foto: Getty Images/Leonardo Fernandez) |
Bentuk HAC menyerupai Birkin, seri terpopuler di jajaran tas Hermes. Namun, siluet HAC yang justru diadopsi Hermes untuk membuat Birkin.
Ia sempat membawanya ketika tiba di Bandara Internasional Piedmont Triad, Carolina Utara, Amerika Serikat, jelang laga pertama Norwegia di Piala Dunia 2026.
Namun saat foto tersebut mulai beredar di media sosial, pria 25 tahun itu dihujani oleh berbagai komentar negatif.
"Saya tidak pernah mengerti kenapa seorang pria dewasa mau memakai sebuah tas tangan," tulis netizen. Ada pula yang berkomentar, "Ini terlalu feminin pastinya."
HAC pertama kali diluncurkan pada abad ke-19 sebagai tas untuk menyimpan segala kebutuhan berkuda, sebagaimana kemahiran Hermes pada awal berdiri. Baru beberapa dekade setelahnya, Hermes mulai memperkenalkan produk tas yang kian lama terasosiasi sebagai aksesori perempuan. Maka, adalah sebuah ironi ketika Erling disebut memakai tas perempuan.
Erling bukan satu-satunya pemain bola internasional yang kerap terlihat bersolek dengan tas tangan keluaran luxury brand. Tengok saja deretan gaya pemain tim nasional Prancis ini.
Marcus Thuram membawa tas Chanel. (Foto: REUTERS/Sarah Meyssonnier) |
Marcus Thuram terlihat menenteng flap bag ikonis Chanel berwarna hijau neon buah kolaborasi rumah mode tersebut dengan Pharrell Williams. Adapun Maxence Lacroix memadukan gaya sporty dengan tas hitam Bottega Veneta yang dihiasi motif anyaman Intrecciato khasnya.
Belum lagi senior mereka seperti David Beckham ataupun Lionel Messi yang juga dikenal menyukai tas mewah. Meski sudah banyak pria, dalam hal ini heteroseksual, yang berani mengeksplor berbagai macam tas, cibiran seksis hingga bertendensi homofobia tidak akan pernah berhenti.
"Sepertinya sudah terlalu lama kita didikte apa saja yang boleh pakai dan tidak, tapi sekarang sudah berubah. Orang-orang sudah tidak terlalu peduli dengan omongan orang lain," ujar stylist sekaligus TikToker Jack Savoie kepada CNN Style.
Terbukti, Erling tetap bisa memberikan performa terbaiknya sejauh ini di Piala Dunia 2026 terlepas dari komentar negatif tersebut. Di ajang tersebut, ia menduduki urutan ketiga sebagai pemain dengan gol terbanyak sejauh ini.
Erling Haaland usai membobol gawang Cote d'Ivoire saat Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA via Getty Images/Michael Regan - FIFA |
Erling dan kawan-kawan dengan gaya dan pilihan tasnya sekali lagi mengingatkan bahwa fashion selain sebagai bentuk ekspresi diri tapi juga menjadi media untuk merayakan sebuah karya yang indah tanpa harus dibatasi dengan embel-embel jenis kelamin.
"Menurut saya, ada peningkatan apresiasi terhadap berbagai bentuk keindahan, di luar gendernya. Saya bahkan tidak tahu kenapa tas-tas ini memiliki gender," kata Jack.
(dtg/dtg)














































