Cinta Laura dan Representasi Perempuan Multi-Peran di Fashion Show Pomelo
Pomelo menggelar fashion show bertajuk "9 to Verse" di gerai mereka di Central Park baru-baru ini. Acara tersebut tidak sekadar menampilkan koleksi terbaru, tetapi juga menghadirkan narasi tentang dinamika kehidupan perempuan urban, termasuk pesan keberlanjutan yang disuarakan oleh aktris dan aktivis lingkungan, Cinta Laura.
Dalam perhelatan tersebut, Pomelo memperkenalkan Verse Collection melalui format pertunjukan yang lebih personal dan imersif. Delapan karakter perempuan dengan latar profesi dan kepribadian berbeda ditampilkan untuk menggambarkan realitas keseharian perempuan modern, yang berpindah dari ruang kerja ke aktivitas sosial tanpa kehilangan identitas gaya.
Namun di balik presentasi estetika tersebut, perhatian juga tertuju pada inisiatif keberlanjutan yang dihadirkan melalui kampanye "Share The Style". Di sinilah peran Cinta Laura menjadi sorotan. Hadir sebagai mitra kampanye bersama Cinta Laura Foundation, ia menekankan pentingnya kesadaran terhadap siklus hidup pakaian di tengah industri fashion yang terus berkembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fashion bukan hanya soal apa yang kita kenakan, tetapi juga dampak yang kita tinggalkan," menjadi pesan yang sejalan dengan kampanye tersebut-sebuah pengingat bahwa pilihan berbusana juga memiliki konsekuensi lingkungan dan sosial.
Program "Share The Style" mengusung dua pendekatan utama: daur ulang tekstil melalui kolaborasi dengan Rantai Tekstil Lestari Indonesia, serta penggunaan kembali pakaian layak pakai yang kemudian disalurkan kepada komunitas yang membutuhkan. Dalam satu bulan pelaksanaan, kampanye ini berhasil mengumpulkan lebih dari 231 kilogram pakaian dari lebih dari seratus partisipan-melampaui target yang ditetapkan.
Sebagian pakaian tersebut diolah kembali menjadi merchandise, sementara lainnya didonasikan ke berbagai lembaga sosial, termasuk panti asuhan di Jakarta. Langkah ini menjadi contoh konkret bagaimana industri fashion dapat bergerak menuju praktik yang lebih bertanggung jawab.
Di sisi lain, "9 to Verse" tetap menegaskan arah estetika Pomelo melalui koleksi workwear modern yang fleksibel-dirancang untuk mengikuti ritme aktivitas perempuan masa kini. Namun alih-alih sekadar menawarkan tren, acara ini mencoba membingkai fashion sebagai bagian dari cerita hidup yang lebih luas: tentang peran, transisi, dan juga kesadaran akan dampak.
Melalui kolaborasi dengan figur publik seperti Cinta Laura, pesan tersebut mendapatkan konteks yang lebih kuat-bahwa perubahan dalam industri fashion tidak hanya datang dari brand, tetapi juga dari individu yang memilih untuk lebih peduli terhadap apa yang mereka kenakan dan bagaimana dampaknya bagi lingkungan.
(dtg/dtg)









































