Viral Kolaborasi Swatch x Audemars Piguet, Rupa Jam Tangan Akhirnya Terungkap
Misteri penampakan jam buah kolaborasi Swatch x Audemars Piguet (AP) bentuk terjawab sudah. Kendati demikian, informasi detail mengenai harga akan segera menyusul.
It's a pocket watch! Seperti terlihat di video terbaru yang diunggah sama-sama oleh akun Instagram Swatch dan AP, Rabu (13/5/2026), jam tersebut hadir dalam siluet ikonis arloji Royal Oak yang berbentuk segi delapan tanpa strap standar.
Alih-alih di pergelangan tangan, jam yang dilengkapi cantolan untuk lanyard ini bisa dipakai sebagai kalung atau gantungan kunci.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jajaran jam saku Royal Pop Swatch x Audemars Piguet. (Foto: Dok. Swatch) |
"Delapan jam saku yang unik dibuat untuk gaya pemakaian yang kreatif. Dua ikon Swiss. Satu koleksi yang menulis ulang aturan dari pembuatan arloji," demikian bunyi caption unggahan tersebut.
Dinamai Royal Pop, koleksi ini tersedia dalam palet warna-warni bernuansa pop-art yang jenaka tapi tetap estetis. Ada dua gaya yang ditawarkan, yakni Lépine dan Savonnette, dengan perbedaannya yang terletak pada bagian crown.
Crown Lépine terletak pada posisi jam 12 dan hadir dalam enam pilihan color-ways (Otto Rosso, Huit Blanc, Green Eight, Blaue Acht, Orenji Hachi, dan Ocho Negro).
Sementara Savonnette memiliki crown pada bagian jam 3 dengan fitur subdial detik. Pilihan warnanya, Lan Ba dan Otg Roz.
Royal Pop Swatch x Audemars Piguet model Lépine. (Foto: Dok. Swatch) |
Bagian belakang yang transparan mengekspos 'jeroan' yang menggunakan SISTEM51 milik Swatch. Menawarkan durasi power reserve hingga 90 jam, fitur tersebut menandai inovasi besar untuk sebuah jam tangan otomatis ketika diperkenalkan oleh Swatch pada 2013.
Jam Royal Pop mulai dijual di toko resmi Swatch terpilih di beberapa negara mulai 16 Mei mendatang. Untuk sementara ini, harga jam tersebut masih dirahasiakan.
Banyak yang memprediksikan harganya masih mendekati jam tangan kolaborasi Swatch dan Omega yang juga sempat menghebohkan dunia horologi.
Pada 2022, Swatch merilis 'MoonSwatch', versi lebih terjangkau dari model Speedmaster milik Omega, dengan harga sekitar US$ 260 atau Rp 4,5 juta (kurs Rp 17.400).
Royal Pop Savonnette. (Foto: Dok. Swatch) |
Sejak diumumkan berbarengan dengan penyelenggaraan pameran jam tangan terbesar dunia, Watches and Wonders, pada pertengahan April lalu, kolaborasi Swatch x AP langsung menyedot atensi.
Swatch dan AP sama-sama berasal dari Swiss, tapi memiliki segmentasi pasar yang bertolak belakang. Swatch menawarkan jam untuk pasar yang lebih luas dengan harga yang terjangkau, sementara segmentasi pembeli AP lebih eksklusif dengan citranya sebagai sebuah luxury brand.
Sinergi tersebut disambut beragam reaksi. Banyak yang menantikan dengan antusias, tapi ada juga yang mencibir pilihan AP untuk bersinergi dengan Swatch.
"Satu-satunya cara untuk bermain aman adalah tidak melakukan apapun. Itu bukan DNA AP," ujar CEO AP François-Henry Bennahmias seperti dikutip GQ.
Ia menambahkan, "Jika orang tidak mengkritisi proyek ini, maka kita masih belum berusaha keras."
(dtg/dtg)















































