Dari Lapangan Tenis ke Runway, Lenglen Bag Jadi Ikon Baru Lacoste
Saat mendengar nama Lacoste, mungkin yang terlintas di pikiran adalah koleksi polo shirt yang ikonis serta pilihan busana tenis yang stylish. Namun, jenama asal Prancis itu memiliki ikon baru.
Pada Rabu (6/5/2026), di reopening toko Lacoste Plaza Indonesia yang baru saja mendapat penyegaran setelah melalui renovasi panjang, sebuah handbag berbentuk unik menjadi primadona. Hadir dalam siluet unik yang menyerupai rok tenis A-line berbahan plisket, tas tersebut menawarkan daya tarik tersendiri.
Tas Lenglen Lacoste di Toko Lacoste yang Baru Dibuka di Plaza Indonesia setelah melalui renovasi. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Bernama Lenglen Bag, aksesori ini pertama kali diperkenalkan dalam koleksi debut Pelagia Kolotouros sebagai desainer utama Lacoste. Presentasi busana berlangsung di arena tenis Roland-Garros, Paris, pada Maret 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesuai namanya, inspirasi tas ini datang dari petenis legendaris Suzanne Lenglen yang pada 1920-an membuat gebrakan yang mengubah aturan berpakaian tenis perempuan.
Menariknya, kisah di balik Lenglen Bag juga membawa nama René Lacoste, pendiri Lacoste, yang turut berperan dalam membentuk gaya tenis modern. Penghormatannya terhadap pemenang 12 grand slam ini pada era 1970-an menjadi fondasi penting bagi desain tas tersebut, sekaligus membuktikan bahwa inovasi sering kali berakar dari penghargaan terhadap masa lalu.
Tas Lenglen Lacoste di Toko Lacoste yang Baru Dibuka di Plaza Indonesia setelah melalui renovasi. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Dengan perpaduan sejarah, desain inovatif, dan sentuhan artistik, Lenglen Bag bukan hanya sekadar tren sesaat.
Tas ini menandai babak baru bagi Lacoste dalam memperluas kategori produknya, sekaligus mempertegas posisi jenama ini sebagai pelopor gaya sporty yang elegan.
Ke depan, kehadiran Lenglen Bag bisa jadi sinyal bahwa Lacoste akan semakin agresif mengeksplorasi aksesori sebagai bagian penting dari identitas brand. Bagi para pencinta mode, tas ini bukan hanya pelengkap gaya, tetapi juga representasi dari warisan panjang yang terus berevolusi.
(dtg/dtg)












































