Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Dibayangi Aksi Boikot, MET Gala Cetak Rekor Penggalangan Dana Rp 730 Miliar

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 06 Mei 2026 15:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Lauren Sanchez Bezos poses during the Met Gala, an annual fundraising gala held for the benefit of the Metropolitan Museum of Arts Costume Institute with this years theme Costume Art in New York City, New York, U.S., May 4, 2026. REUTERS/Daniel Cole
Lauren Sanchez Bezos di MET Gala 2026. (Foto: REUTERS/Daniel Cole)
Jakarta -

Aksi boikot sempat mewarnai MET Gala 2026. Terlepas dari itu, acara yang menjadi penggalangan dana utama bagi Costume Institute berhasil mencetak rekor.

Dana sebesar US$ 42 juta atau sekitar Rp 730 miliar berhasil terkumpul sebelum para tamu melangkah di tangga berkarpet merah yang ikonis itu. Pencapaian itu diumumkan langsung oleh Direktur sekaligus CEO Max Hollein Metropolitan Museum of Art, New York City, dalam jumpa pers di Senin (4/5/2026) pagi atau beberapa jam sebelum MET Gala 2026.

Angka ini melonjak signifikan dibandingkan tahun lalu yang mencapai US$ 31 juta dan sebelumnya menjadi rekor tertinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun ini, MET Gala menjadi pembuka pameran bertajuk 'Costume Art'. Met Gala sendiri memiliki sejarah panjang. Berawal dari jamuan makan malam sederhana pada 1948, acara ini kini berkembang menjadi penggalangan dana museum terbesar di dunia.

ADVERTISEMENT

Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung Costume Institute, departemen kuratorial di museum tersebut yang berfokus pada seni busana.

Dalam kesempatan yang sama, Hollein juga menekankan bahwa pameran 'Costume Art' serta pembukaan Condé Nast Galleries semakin menegaskan posisi fashion sebagai bentuk seni.

Tokoh penting di balik kesuksesan Met Gala, Anna Wintour kembali menjabat sebagai co-chair sejak pertama kali memimpin acara ini pada 1995. Tahun ini, mantan pemimpin redaksi majalah Vogue itu didampingi oleh Beyoncé Knowles-Carter, Nicole Kidman, dan Venus Williams.

Dalam sambutannya, Anna menyebut Met Gala sebagai "hari favorit sekaligus paling menegangkan" dalam kariernya. Ia juga menyoroti kontribusi besar industri fashion dalam mendukung museum, termasuk saat masa krisis seperti serangan 11 September, epidemi AIDS, hingga pandemi COVID-19.

Lauren Sánchez, istri Jeff Bezos, juga memberikan pernyataan di hadapan para tamu dan jurnalis karena menjadi sebagai sponsor utama bersama sang suami, pendiri Amazon Jeff Bezos.

Ia menegaskan bahwa fashion adalah bentuk seni yang layak mendapat investasi masa depan. Lauren juga menyinggung perkembangan inovasi seperti produksi sutra berkelanjutan sebagai bagian dari masa depan industri mode.

Kabarnya, Lauren dan Jeff menyumbang US$ 10 juta untuk Costume Institute. Namun, keterlibatan mereka memicu gelombang protes dan aksi boikot menjelang MET Gala 2026.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads