Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Anya Hindmarch Ditunjuk Jadi Brand Fashion Kepercayaan Kerajaan Inggris

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 02 Mei 2026 10:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 22: Anya Hindmarch on the runway at the end of her own show during London Fashion Week Spring/Summer 2016 on September 22, 2015 in London, England.  (Photo by Ian Gavan/Getty Images)
Anya Hindmarch. Foto: Ian Gavan/Getty Images
Jakarta -

Ratu Camilla resmi memberikan Royal Warrant kepada brand fashion Anya Hindmarch. Pelabelan ini menjadikan brand yang didirikan sejak 39 tahun lalu tersebut sebagai produsen resmi tas dan produk kulit untuk lingkungan kerajaan Inggris.

Royal Warrant merupakan bentuk pengakuan bergengsi yang diberikan kepada brand yang telah membuat produk atau layanan untuk keluarga kerajaan selama setidaknya lima tahun. Penghargaan ini juga mencerminkan komitmen terhadap kualitas, keberlanjutan, dan craftsmanship.

Dalam pernyataannya kepada WWD, Anya Hindmarch menyampaikan rasa bangganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penunjukan ini merupakan sebuah kehormatan besar dan menegaskan rasa hormat kami terhadap Royal Household, serta dukungan berkelanjutan mereka terhadap brand Inggris dan isu keberlanjutan," ujarnya, seperti dilansir Female First.

Nama Anya Hindmarch masuk dalam daftar terbaru yang dirilis pada 28 April 2026, bersama sejumlah pelaku industri fashion lainnya, termasuk Anna Valentine yang dikenal sebagai desainer gaun pernikahan Ratu Camilla. Beberapa nama lain yang juga menerima Royal Warrant antara lain Me+Em, John Smedley, Kiki McDonough, dan Philip Treacy.

ADVERTISEMENT

Bagi Anya Hindmarch, ini merupakan Royal Warrant pertamanya dari keluarga kerajaan Inggris. Ia menyebut pencapaian ini sebagai sesuatu yang "sangat spesial dan kejutan yang menyenangkan."

Sejak mendirikan labelnya pada 1987, Hindmarch telah menciptakan berbagai aksesori yang dikenakan banyak figur publik, mulai dari Putri Diana hingga Kendall Jenner. Dalam waktu dekat, ia akan menambahkan simbol Royal Warrant pada branding labelnya, sekaligus memasang plakat resmi di butik.

Kesamaan visi antara Hindmarch dan Kerajaan Inggris juga terlihat dari fokus mereka terhadap isu lingkungan. Dia bahkan sempat berdiskusi langsung dengan Raja Charles III mengenai keberlanjutan.

"Kami berbicara tentang lingkungan. Dia adalah sosok yang sangat visioner sejak awal dan menjadi inspirasi besar. Kami juga membahas soal limbah dan alternatif material yang tidak mudah terurai," ungkap Hindmarch.

Zara Tindall, cucu perempuan tertua Ratu Elizabeth II memakai clutch dari brand Anya Hindmarch di Royal Ascot 2023.Zara Tindall, cucu perempuan tertua Ratu Elizabeth II memakai clutch dari brand Anya Hindmarch di Royal Ascot 2023. Foto: Getty Images/Max Mumby/Indigo

Komitmen Hindmarch terhadap sustainability sudah terlihat sejak lama. Salah satu desain ikoniknya, tote bag 'I'm Not A Plastic Bag' yang dirilis pada 2007, menjadi simbol gerakan ramah lingkungan di dunia fashion. Lebih dari satu dekade kemudian, Hindmarch juga menghadirkan tas berbahan botol plastik daur ulang, serta lini Universal Bag yang tahan air dan dapat didaur ulang.

Produk-produk tersebut kerap hadir dalam kolaborasi edisi terbatas dengan berbagai brand seperti Whole Foods, Tesco, hingga Aldi.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads