Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kilau 30 Tahun Frank & co., dari Berlian Hingga Kisah Cinta yang Timeless

Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Perayaan 30 Tahun Frank & co. di Gedung AA Maramis pada 23 April 2026
Gedung bersejarah AA Maramis bersolek untuk perayaan tiga dekade Frank & co.. (Foto: Dok. Frank & co.)
Jakarta -

Baru-baru ini, suasana berbeda terasa di Gedung AA Maramis, Jakarta Pusat. Bangunan peninggalan Belanda yang dijuluki Istana Daendels itu bersolek untuk perayaan ulang tahun ke-30 Frank & co, merek perhiasan yang berada di bawah naungan PT Central Mega Kencana.

Gala dinner menjadi agenda utama, tapi sebelumnya para tamu disambut dengan pertunjukan video mapping di fasad gedung berasitektur kolonial itu.

Arsitektur klasik gedung yang mencerminkan heritage menjadi latar sajian visual dari teknologi masa kini. Sebuah perpaduan yang relevan dengan perjalanan Frank & co. dalam mengikuti perubahan zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Frank & co. lahir sehari setelah Hari Kartini tiga dekade lalu. Seiring berjalannya waktu, Frank & co. hadir bukan sekadar sebagai tempat costumer berbelanja perhiasan saja, tapi juga telah menjadi bagian dari perayaan cinta mereka," ujar Chief Operating Officer Central Mega Kencana Petronella Soan dalam pidatonya.

ADVERTISEMENT

Identik dengan koleksi aksesori berlian untuk momen yang penuh cinta bersama orang tersayang, maka tak berlebihan jika Frank & co. memilih tema 'When You Know, You Know'.

)

Perayaan 30 Tahun Frank & co. di Gedung AA Maramis pada 23 April 2026Chief Operating Officer Central Mega Kencana Petronella Soan (tengah) bersama General Manager Frank & co Rolly Soesanto dan Merchandise Director Tanya Alissia saat perayaan 30 Tahun Frank & co. di Gedung AA Maramis. (Foto: Dok. Frank & co.)

"Kami ingin menyoroti sebuah kepastian yang tak tergoyahkan. Sama seperti cinta sejati yang dapat dirasakan seketika tanpa perlu banyak penjelasan, kualitas berlian alami Frank & co. pun bicara dengan sendirinya," ungkap General Manager Frank & co Rolly Soesanto.

Di lokasi yang sama, Frank & co. juga menggelar pameran yang terbagi dalam beberapa ruang instalasi yang mengangkat berbagai pilar utama Frank & co., mulai dari komitmen terhadap keaslian natural diamond, nilai transparansi, hingga perjalanan craftsmanship yang menghasilkan koleksi-koleksi ikonik.

Salah satu highlight utama adalah Frank Fire, koleksi berlian pilihan yang hanya berasal dari kurang dari 1 persen natural diamonds terbaik di dunia, melalui proses kurasi dan pengujian yang sangat ketat.

Setiap berlian Frank Fire dinilai berdasarkan 12 parameter evaluasi, dilengkapi dengan double certification dari GIA (Gemological Institute of America) dan Sarine Technologies, serta diberi identitas eksklusif berupa laser inscription logo "Frank Fire" di bagian girdle berlian.

)

Perayaan 30 Tahun Frank & co. di Gedung AA MaramisTas belanja kertas yang menampilkan Nadya Hutagalung sebagai brand ambassador pertama Frank & co. sekitar 30 tahun lalu. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)

Disertai dengan digital report yang transparan, Frank Fire menunjukkan bukti komitmen Frank & co. dalam menghadirkan hanya yang terbaik dari yang terbaik, perhiasan berlian dengan kilau sempurna, penuh makna, dan pantas diwariskan sebagai simbol cinta yang timeless.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai koleksi signature Frank & co., seperti Frank Fire, See the Light Collection hasil kolaborasi bersama Maudy Ayunda, Love Poetry Collection hasil kolaborasi dengan Monica Ivena, serta archive collections yang menjadi bagian dari sejarah perjalanan Frank & co.

Frank & co. membuka toko pertamanya di Pondok Indah Mall pada 1996. Nadya Hutagalung terpilih sebagai brand ambassador perdana dengan penampilannya berkepala botak.

"Frank & co. juga sudah mendobrak standar kecantikan saat itu," kata Rolly bangga.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads