Dari Paris ke Jakarta, Melihat Lebih Dekat Koleksi Dior Spring-Summer 2026
Paris Fashion Week Spring-Summer 2026 pada September tahun lalu menandai debut koleksi busana perempuan rancangan Jonathan Anderson untuk rumah mode Dior. Koleksi tersebut kini telah hadir di butik-butik Dior di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Wolipop dan beberapa media gaya hidup Tanah Air berkesempatan untuk melihat lebih dekat deretan pakaian dan aksesori teranyar keluaran rumah Prancis itu di butik Dior Plaza Indonesia baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonathan melanjutkan estafet Kim Jones yang hengkang sebagai direktur kreatif Dior untuk divisi busana pria tahun lalu.
Dior kemudian mengumumkan bahwa pria asal Irlandia Utara itu juga akan mendesain koleksi busana wanita dan haute couture. Ia menjadi desainer pertama yang menaungi semua lini dalam sejarah Dior sejak Christian Dior mendirikannya hampir 80 tahun lalu.
Preview Koleksi Dior Spring-Summer 2026 di Dior Plaza Indonesia. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Dengan rekam jejak selama 11 tahun memimpin Loewe (sama-sama dipayungi oleh induk perusahaan LVMH), Jonathan sudah dipastikan akan menginjeksikan sentuhan artistik yang jenaka.
Namun, peraih penghargaan International Designer of the Year 2023 di ajang CFDA Awards 2023 itu melakukan pendekatan yang lebih berani dengan mengeksplorasi bentuk dan siluet baru untuk menegaskan identitas Dior sebagai label yang konsisten merayakan keindahan yang relevan dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan sejarahnya.
Dior Cigale Bag dipresentasikan di runway Dior Spring-Summer 2026 saat Paris Fashion Week pada September lalu. (Foto: Getty Images) |
Estetika tersebut terasa nyata pada koleksi tas yang menjadi primadona, terutama untuk pasar seperti Indonesia di mana penjualan produk aksesori high-end brand lebih tinggi ketimbang ready to wear atau busana siap pakainya.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Lady Dior Clover, reinterpretasi dengan sentuhan simbol keberuntungan berupa motif daun semanggi dan detail ladybug. Selain bernostalgia dengan inspirasi floral yang mengingatkan pada memori sang pendiri yang lekat dengan taman-taman indah (terutama adiknya, Catherine Dior, adalah seorang petani bunga), daun tersebut juga merujuk pada negara asal Jonathan. Setiap dibuat dengan teknik pengerjaan tangan yang menunjukkan keahlian tinggi atelier Dior.
Tas Lady Dior terbaru hadir dengan charm berbentuk pita. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Hadir pula Diorly bag yang mengusung gaya kasual elegan dengan material lembut dan nuansa vintage. Tas ini dirancang praktis dengan strap yang dapat disesuaikan, menjadikannya pilihan ideal untuk tampilan sehari-hari yang effortless.
Dior juga memperkenalkan Dior Cigale bag yang terinspirasi dari gaun arsip tahun 1952. Tas ini mengusung siluet struktural dengan sentuhan modern, menciptakan keseimbangan antara arsitektur dan keindahan alami. Desainnya dilengkapi detail pita khas Dior yang memperkuat identitas klasik rumah mode tersebut.
Sementara itu, Dior Bow bag tampil sebagai aksesori statement dengan bentuk pita yang ikonis. Menggabungkan fungsi dan estetika, tas ini hadir dalam berbagai material dan warna, memberikan pilihan gaya yang beragam bagi pecinta fashion.
Koleksi bag charm Dior. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Tidak ketinggalan, deretan charm bag dalam rupa meteran (measure tape) yang dibentuk menyerupai bunga hingga serangga. Dibanderol dari harga belasan juta rupiah, hiasan tas ini paling diincar oleh klien di Indonesia seperti diungkapkan tim Dior. Menariknya, ada satu item berbentuk lebah yang benar-benar bisa berfungsi untuk mengukur. "Sayangnya, barang tersebut sudah laku terjual," kata seorang staf.
(dtg/dtg)
















































