Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Gaya Matching Melania Trump dengan Robot Humanoid di Gedung Putih

Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 27 Mar 2026 10:12 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Kosovar first gentleman Prindon Sadriu, Sierra Leonean first lady Fatima Bio, Polish first lady Marta Nawrocka, Brigitte Macron, the wife of French President Emmanuel Macron, U.S. first lady Melania Trump, Moroccos Princess Lalla Hasnaa, The United Arab Emirates Sheikha Alyazia bint Saif Al Nahyan, Panamanian first lady Maricel Cohen de Mulino and Malawian first lady Gertrude Mutharika pose for a family photo following a roundtable event hosted by U.S. first lady on the second day of the inaugural Fostering the Future Together Global Coalition Summit at the White House in Washington, D.C., U.S., March 25, 2026. REUTERS/Kylie Cooper
Melania Trump bersandingan dengan robot humanoid di Gedung Putih. (Foto: REUTERS/Kylie Cooper)
Washington D.C. -

Pemandangan tak biasa tersaji di Gedung Putih baru-baru ini ketika Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump melenggang di karpet merah. Bukan bersama Presiden Donald Trump, ia muncul bersama robot humanoid di sisinya. Penampilan serba putih menjadi andalan.

Melania terlihat mengenakan setelan pantsuit putih yang dipadukan dengan sepatu hak tinggi senada. Siluet tailored yang rapi menegaskan gaya khasnya yang sophisticated dan minimalis. Namun yang membuat momen ini berbeda, ia berjalan di karpet merah bersama robot humanoid bernama Figure3, bukan bersama sang suami seperti biasanya.

Kosovar first gentleman Prindon Sadriu, Sierra Leonean first lady Fatima Bio, Polish first lady Marta Nawrocka, Brigitte Macron, the wife of French President Emmanuel Macron, U.S. first lady Melania Trump, Morocco's Princess Lalla Hasnaa, The United Arab Emirates' Sheikha Alyazia bint Saif Al Nahyan, Panamanian first lady Maricel Cohen de Mulino and Malawian first lady Gertrude Mutharika pose for a family photo following a roundtable event hosted by U.S. first lady on the second day of the inaugural Fostering the Future Together Global Coalition Summit at the White House in Washington, D.C., U.S., March 25, 2026. REUTERS/Kylie CooperREUTERS/Kylie Cooper Foto: REUTERS/Kylie Cooper

Penampilan tersebut terjadi dalam rangka hari kedua 'Fostering the Future Together Global Coalition Summit', yang dihadiri oleh pasangan kepala negara dari 45 negara. Setelah sesi berjalan di karpet merah, Melania juga menjadi tuan rumah diskusi meja bundar dalam forum tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sisi fashion, pilihan pantsuit putih semakin menegaskan arah gaya Melania belakangan ini. Ia kerap mengandalkan setelan jas sebagai signature look, menggantikan gaun feminin yang dulu lebih sering dikenakan. Tampilan monokrom putih yang dipilihnya kali ini memberi kesan modern, bersih, sekaligus powerful-selaras dengan tema teknologi yang diangkat dalam acara.

Kehadiran robot humanoid di sampingnya juga memperkuat narasi masa depan yang menjadi fokus pemerintahan saat ini. Terima kasih, Ibu Negara Melania Trump atas undangannya ke Gedung Putih," ujar robot tersebut dengan suara perempuan seperti dikutip CNN.

ADVERTISEMENT
Kosovar first gentleman Prindon Sadriu, Sierra Leonean first lady Fatima Bio, Polish first lady Marta Nawrocka, Brigitte Macron, the wife of French President Emmanuel Macron, U.S. first lady Melania Trump, Morocco's Princess Lalla Hasnaa, The United Arab Emirates' Sheikha Alyazia bint Saif Al Nahyan, Panamanian first lady Maricel Cohen de Mulino and Malawian first lady Gertrude Mutharika pose for a family photo following a roundtable event hosted by U.S. first lady on the second day of the inaugural Fostering the Future Together Global Coalition Summit at the White House in Washington, D.C., U.S., March 25, 2026. REUTERS/Kylie CooperIbu Negara Prancis Brigitte Macron turut menghadiri forum tersebut. (Foto: REUTERS/Kylie Cooper)

Pada hari yang sama, pemerintah mengumumkan penunjukan sejumlah tokoh teknologi ternama sebagai penasihat sains dan teknologi, termasuk Mark Zuckerberg, Larry Ellison, Jensen Huang, Sergey Brin, dan Michael Dell.

Di forum tersebut, Melania yang baru-baru ini merilis film dokumenternya menyinggung peran kecerdasan buatan di masa depan. Ia menyebut bahwa teknologi humanoid akan semakin dekat dengan kehidupan manusia dan mampu beroperasi dalam lingkungan yang dirancang untuk manusia.

"Masa depan AI semakin seperti manusia. Bentuknya hadir dalam rupa manusia. Dalam waktu dekat, akal imitasi akan menggerakkan ponsel kita ke dalam bentuk manusia buatan yang dapat sangat bermanfaat," ujar mantan model itu.

Kosovar first gentleman Prindon Sadriu, Sierra Leonean first lady Fatima Bio, Polish first lady Marta Nawrocka, Brigitte Macron, the wife of French President Emmanuel Macron, U.S. first lady Melania Trump, Morocco's Princess Lalla Hasnaa, The United Arab Emirates' Sheikha Alyazia bint Saif Al Nahyan, Panamanian first lady Maricel Cohen de Mulino and Malawian first lady Gertrude Mutharika pose for a family photo following a roundtable event hosted by U.S. first lady on the second day of the inaugural Fostering the Future Together Global Coalition Summit at the White House in Washington, D.C., U.S., March 25, 2026. REUTERS/Kylie CooperMelania Trump berpose dengan pasangan kepala negara di Gedung Putih. (Foto: REUTERS/Kylie Cooper)

Sementara itu, dari sisi gaya personal, Melania memang tengah menunjukkan transformasi. Dalam beberapa kesempatan terakhir, ia lebih sering tampil dengan setelan jas bernuansa maskulin yang sleek. Sebelumnya, ia juga terlihat mengenakan setelan gelap tanpa dasi dengan belt hitam saat menghadiri pidato kenegaraan bersama keluarganya pada Februari lalu.

Perpaduan fashion tailored dengan sentuhan futuristik melalui kehadiran robot membuat penampilan Melania kali ini terasa statement-making yang menggabungkan gaya klasik dengan simbol masa depan.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads