Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Zara Umumkan Kolaborasi Kejutan, Gandeng Desainer High-Fashion John Galliano

Daniel Ngantung - wolipop
Sabtu, 21 Mar 2026 19:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Anna Wintour and John Galliano at the Dior fashion show as part of Haute Couture Spring/Summer 2026 held at the Musée Rodin on January 26, 2025 in Paris, France. (Photo by Swan Gallet/WWD via Getty Images)
Anna Wintour dan John Galliano di fashion show Dior Haute Couture Spring/Summer 2026. (Foto: Swan Gallet/WWD via Getty Images)
Paris -

Bertambah lagi desainer busana kelas atas ternama yang masuk ke ranah pakaian massal. Kini tiba giliran John Galliano yang menerima 'pingitan' Zara untuk meluncurkan koleksi eksklusif.

Dalam pernyataan resmi bersama yang dirilis pada Selasa (17/3/2026), kolaborasi ini disebut sebagai 'kerja sama kreatif' dan hanya berdurasi dua tahun. Tugas utama Galliano adalah melakukan 're-author' atau membuat pakaian berdasarkan arsip lama brand high-street asal Spanyol itu dengan "mendekonstruksi dan merekonfigurasi koleksi lampau menjadi kreasi dan pengalaman musiman yang baru".

Dua koleksi akan dirilis per tahun dan karya perdana mereka bakal hadir pada September mendatang. Dilansir dari New York Times, tak ada yang menduga Galliano dengan reputasi dan talentanya yang cemerlang di ranah high-fashion bakal bekerja sama dengan Zara yang target pasarnya lebih massal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabar kemitraan tersebut sekaligus menandai kembalinya desainer asal Inggris itu berkarya setelah dua tahun lalu hengkang dari rumah mode Prancis Maison Margiela.

ADVERTISEMENT

Kiprah Galliano selama 10 tahun di Margiela diwarnai karya-karya yang mengundang pujian kritikus. Di bawah arahan kreatif Galliano, garis desain Margiela yang klasik-kontemporer diterjemahkan dalam siluet yang lebih ekstrem dan berani dengan sentuhan avant-garde.

Daya pikat Margiela era Galianno terasa hingga ke Indonesia. Tersangka kasus korupsi PT Timah Tbk Harvey Moeis beberapa kali memakai celana Margiela seharga Rp 16 juta, termasuk ketika menghadiri sidang dakwaannya pada Agustus 2024.

British designer John Galliano with his models on the catwalk at the Christian Dior Desainer John Galliano usai menampilkan koleksi Christian Dior Haute Couture Fall-Winter 2007/2008. (Foto: Stephane Cardinale/Corbis via Getty Images)

Peragaan terakhirnya sebelum berpisah dari Margiela sangat berkesan. Digelar di bawah sebuah jembatan Paris pada Januari 2024, fashion show tersebut seperti menyajikan sebuah pentas teatrikal yang menampilkan para model dengan wajah porselen.

Nama Galliano sudah dikenal lebih dulu sebagai direktur kreatif Christian Dior periode 1997-2011. Namun, kariernya yang gemilang di Dior harus berakhir dengan cara yang tak terhormat.

Peraih empat penghargaan British Fashion Designer of the Year dipecat lantaran berkomentar antisemetisme yang sempat menghebohkan dunia.

Berbenah diri, lulusan sekolah desain ternama Central Saint Martins, London, ini mengikuti program rehabilitasi sampai akhirnya ia siap secara mental untuk melanjutkan kariernya.

PARIS, FRANCE - JULY 04:  A model walks the runway during the Maison Margiela Haute Couture Fall Winter 2018/2019  show as part of Paris Fashion Week on July 4, 2018 in Paris, France.  (Photo by Thierry Chesnot/Getty Images)Koleksi Maison Margiela Haute Couture Fall Winter 2018/2019. (Foto: Thierry Chesnot/Getty Images)

Seiring dengan kesuksesannya di Margiela, reputasi Galliano kembali pulih. Namun pada 2024, OTB Group induk perusahaan Maison Margiela mengumumkan Galliano mundur setelah 10 tahun menjabat sebagai direktur kreatif.

Dua tahun absen bekerja pasca-Margiela diisi Galliano untuk menemukan kembali arti hidup sembari mencari inspirasi baru lewat kunjungan ke museum hingga beraktivitas di alam terbuka. Maka ketika kembali bekerja, ia merasa lebih siap dan segar.

"Saya sangat bersemangat karena belum pernah melakukan ini. Jadi rasanya seperti tergelitik oleh kebaruan, semangat, dan proses yang sebenarnya," kata pria 65 tahun itu kepada Vogue.

Galliano juga mengungkapkan, ide untuk berkolaborasi tercetus setelah ia bertemu dengan Marta Ortega Pérez, pemimpin Inditex yang menaungi Zara, di sebuah pameran yang diinisiasi MOP (the Marta Ortega Perez Foundation). Sejak 2022, MOP rutin menggelar pameran fotografi dan fashion.

Meski kedua belah pihak tidak menjelaskan secara spesifik bentuk dan nama koleksi yang akan dirilis nanti, kemitraan ini memungkinkan para fans karya Galliano bisa mendapatkannya dengan harga yang lebih ramah kantong.

Namun, tak semua merayakan 'perkawinan' tersebut karena jejak Zara sebagai perusahaan fast-fashion yang selalu disebut-sebut sebagai penyumbang limbah terbesar dunia. "Zara's archives' is such a way to refer to the landfill," tulis seorang pengguna X.

Galliano yang untuk pertama kalinya menghadiri peragaan Dior baru-baru ini untuk mendukung Jonathan Anderson bukan desainer pertama yang pernah digandeng Zara. Sebelumnya, ada Narciso Rodriguez (mantan direktur kreatif Loewe) dan Stefano Pilati (bekas desainer Yves Saint Laurent)


Nama Galliano sekaligus menambah daftar perancang yang masuk ke pasar massal. Rekan sejawat Galliano, desainer Clare Waight Keller yang juga berasal dari Inggris, setelah keluar dari Givenchy, direkrut Uniqlo pada 2023.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads