Pesona Berlian Alami dan Kotak Perhiasan, Makna Desain Baru Toko Frank & co
Menyambut perayaan 30 tahunnya, Frank & co. menyegarkan tampilan tokonya. Desainer interior kenamaan Indonesia pun digandeng untuk memberi sentuhan baru yang lebih estetis dan filosofis.
Atmosfer teranyar itu terasa kuat di toko Frank & co. yang baru dibuka kembali di Plaza Indonesia setelah melalui 'facelift'. Menempati area seluas 120 meter persegi di lantai 3, toko ini adalah yang keempat buah kolaborasi dengan Yuni Jie.
Toko perdana Frank & co. yang didesain Yuni sudah dibuka terlebih dulu di Pondok Indah Mall beberapa waktu lalu. Tempat tersebut juga merupakan toko pertama Frank & co. di indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan segala portofolio yang mentereng di dunia interior dalam dan luar negeri, Yuni dinilai sebagai pilihan yang tepat untuk menyempurnakan identitas Frank & co. sebagai sebuah jenama perhiasan yang dikenal dengan koleksi natural diamond.
"Yuni Jie sangat relevan dengan apa yang konsumen kami mau. Selain nyaman, mereka juga ingin ada rasa kebanggaan tersendiri ketika berbelanja di tempat kami," ujar General Manager Frank & co. Rolly Soesanto kepada Wolipop.
General Manager Frank & co. Rolly Soesanto di pembukaan kembali toko Frank & co. Plaza Indonesia setelah melalui renovasi. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Proses kreatif sudah dimulai sejak setahun lebih hingga akhirnya ide desain baru toko Frank & co. terwujud. Proyek ini tetap memiliki tantangan tersendiri bagi Yuni yang pernah mendapat kepercayaan untuk menangani butik Louis Vuitton di Indonesia.
Dihubungi secara terpisah, Yuni mengungkapkan bagian paling menantang adalah menciptakan desain master sebagai referensi utama untuk kemudian diterapkan di toko-toko lama yang beragam ukurannya. Total terdapat 50 toko Frank & co. saat ini.
Desain toko tak sekadar menyatakan kemewahan, tapi juga tetap terasa hangat dan tak mengintimidasi. "Kita harus tetap membuat pengunjung merasa familier dengan Frank & co. yang mereka kenal meski pun ada perubahan pada tampilan toko," tambah Yuni.
Maka, inspirasi tak jauh-jauh diambil dari kotak perhiasan Frank & co yang lekukannya kini mewujud dalam bentuk dinding bergelombang (padded-wall) di beberapa sisi toko. Garis melengkung juga dapat ditemui pada deretan bangku.
Yuni Jie memberikan sentuhan personal Frank & co. yang khas dengan menggali inspirasi dari kotak perhiasan dan elemen natural diamond. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Warna marun khas Frank & co. mendominasi, tapi tetap diberi sentuhan emas yang elegan. Tralis sebagai backdrop jendela etalase hadir dalam motif lingkaran. "Ini mewakili bentuk alat untuk menambang natural diamond yang merupakan produk utama kami," kata Rolly.
Frank & co. baru-baru ini juga memperkenal kampanye natural diamond terbarunya yang bertajuk 'A Timeless Love, Diamonds Born from the Earth'. Kampanye ini menegaskan keyakinan Frank & co. bahwa hanya berlian alami, yang terbentuk melalui proses alam selama jutaan hingga miliaran tahun, yang layak menjadi simbol cinta sejati dan warisan emosional antargenerasi.
Salah satu koleksi perhiasan di Frank & co. Plaza Indonesia. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Di toko ini, hampir semua perhiasan natural diamond unggulan Frank & co., tersedia. Mulai dari Frank Fire sebagai signature branded diamond, Love Poetry Collection hasil kolaborasi dengan Monica Ivena, hingga See the Light Collection hasil kolaborasi bersama Maudy Ayunda, koleksi-koleksi yang merepresentasikan cinta, cahaya, dan perjalanan hidup dalam berbagai fase.
Tak hanya toko, para pegawai juga bersolek dengan tampilan baru. Frank & co. secara khusus menggandeng desainer Stella Rissa untuk merancang seragam khusus bagi staf toko mereka.
Gelang Frank & co. x One Fine Sky. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Selain desain toko, kolaborasi Yuni Jie dan Frank & co. juga terjalin lewat One Fine Sky. Pada 2017, Yuni bersama rekannya mendirikan One Fine Sky sebagai wadah dan gerakan sosial untuk beramal lewat koleksi fashion dan berbagai kolaborasi eksklusif seperti desainer Biyan dan BINhouse. Bersama Frank & co., One Fine Sky merilis gelang yang penjualan setiap satu item akan disumbangkan dalam bentuk lima seragam sekolah kepada anak-anak yang membutuhkan. "Sekarang sudah mencapai 600 seragam," ungkap Yuni.
(dtg/dtg)
















































