Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Chitra Subyakto Bicara Soal Ruang Kolaborasi dan Film Laut Bercerita

Daniel Ngantung - wolipop
Sabtu, 28 Feb 2026 18:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Sejauh Mata Memandang Buka Rumah Kita Menjamu Hati
Muthia Nadhira dari label perhiasan Garden of Mimosa bersama desainer sekaligus pendiri label mode Sejauh Mata Memandang Chitra Subyakto di pembukaan Rumah Kita. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)
Jakarta -

Di sebuah rumah bergaya kolonial di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, desainer Chitra Subyakto menyapa para tamu. Suasana terasa santai dan hangat ketika Sejauh Mata Memandang (SMM), jenama besutan Chitra, membuka kembali 'Rumah Kita' baru-baru ini.

Sejak November lalu, SMM yang dikenal luas sebagai label tekstil slow fashion dengan logo ayamnya rutin menggelar kegiatan di rumah Indis yang langsung menghadap Situ Lembang itu.

'Rumah Kita' melanjutkan komitmen SMM untuk memberi ruang kolaborasi bagi sesama pelaku usaha di industri kreatif, tapi dikemas dalam konsep pop-up store yang unik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh Mata Memandang Buka Rumah Kita 'Menjamu Hati'Koleksi Sejauh Mata Memandang di Rumah Kita. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)

ADVERTISEMENT

"Kalau biasanya di mal, kali ini kami buat di dalam rumah. Jadi, lebih intimate dengan aktivitas yang digelar sangat beragam. Kami juga bisa memberi tempat buat teman-teman yang ingin memperkenalkan karyanya," ujar Chitra kepada Wolipop.

'Menjamu Hati' diusung sebagai tema baru 'Rumah Kita' yang pembukaannya bertepatan dengan bulan Ramadan 1447 Hijriah. Pada kesempatan tersebut, SMM turut merilis koleksi 'Raya' untuk Lebaran 2026. Busana terbaru masih didominasi warna dan motif bernuansa lautan seperti koleksi 'Larung' yang dirilis saat Jakarta Fashion Week 2026.

Koleksi Raya Sejauh Mata Memandang 2026Koleksi Raya 2026 dari Sejauh Mata Memandang. (Foto: Dok. Sejauh Mata Memandang)

'Menjamu Hati' berlangsung pada 26 Februari hingga 15 Maret. Pekan pertama diisi dengan acara bincang-bincang seputar manajemen finansial yang dikaitkan dengan relasi antara rezeki dan pengambilan keputusan yang selaras. Hadir sebagai pembicara, Aliyah Natasya (Perencana Keuangan & Penulis Buku Finansial) dan Ein Halid (Luxury Marketing & Branding Consultant sekaligus pendiri Earthlings).

Merangkul topik mindfulness yang berkelanjutan, digelar pula sesi The Sacred Pause dan Copper Gua Sha. Keduanya mengajak peserta untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan melakukan praktik 'healing' sebagai bentuk merawat diri.

Sejauh Mata Memandang Buka Rumah Kita 'Menjamu Hati'Koleksi perhiasan 'Tilas' dari Garden of Mimosa. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)

'Rumah Kita' kali ini turut menandai kehadiran perdana Garden of Mimosa, sebuah jenama perhiasan yang didirikan oleh penyanyi Muthia Nadhira.

Terinspirasi oleh lagu 'Ini Tentang Kamu' gubahan suaminya, aktivis Ferry Irwandi, Muthia memperkenalkan koleksi perhiasan rancangannya dengan tajuk 'Tilas'.

Lewat koleksi yang mencakup cincin dan anting emas berdesain kontemporer ini, Muthia mencoba menuangkan emosi tentang cinta dan duka yang diungkapkan oleh lagu tersebut. "Tilas berarti jejak, sesuai yang mungkin tidak selalu terlihat, tapi tetap terasa," katanya.

Ia bersyukur mendapat kesempatan dari Chitra dan tim SMM untuk berkolaborasi lewat 'Rumah Kita'. Harapannya, karyanya yang dibuat oleh perajin lokal ini dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Bagi Chitra, penting untuk saling berbagi dan saling mendukung agar dapat sama-sama berdaya terutama di tengah situasi ekonomi dan politik yang tidak menentu. "Bersinergi satu sama lain adalah kunci untuk menghadapi ketidakpastian masa kini," tambah Chitra yang juga mendirikan Studio Sejauh sebagai wadah kolaborasi dengan tujuan utama kedaulatan sandang.

Aktivisme Chitra dalam berbagai isu, mulai dari circular economy hingga ketidakadilan sosial, tak hanya tersalurkan lewat fashion, melainkan film. Belakangan ia aktif terlibat dalam pembuatan film 'Laut Bercerita' melalui rumah produksi yang dinaunginya, Lynx Films.

'Laut Bercerita' diadaptasi dari novel best seller berjudul sama karya Leila S. Chudori. Kisah yang diangkat seputar perjuangan aktivis 1998 dalam menegakkan keadilan atas rekan-rekannya yang hilang.

Film yang turut menampilkan Reza Rahadian, Eva Celia, Kevin Julio, dan Dian Sastrowardoyo akan dirilis pada Oktober mendatang. "Bakalan pecah sih. Meski ada beberapa penyesuaian, versi filmnya tidak akan mengurangi esensi cerita yang merayakan perjuangan radikal para aktivis kita," kata adik sutradara Jay Subyakto ini.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads