Alba Gandeng Arkiv, Luncurkan Jam Tangan 'Domma' Edisi Terbatas Bertema Laut
Jam tangan Alba mendapat sentuhan seniman Indonesia. Setelah hadir di Indonesia sejak 1980-an, merek jam tangan asal Jepang itu menggandeng artisan lokal.
Bertempat di Gandaria City, Jakarta, baru-baru ini, Alba memperkenalkan koleksi jam tangan edisi terbatas buah kolaborasinya dengan Arkiv Vilmansa. Hanya
Berbasis di Bandung, Arkiv yang berlatar-belakang pendidikan arsitektur dikenal lewat karya visual berupa art toys seperti figur Mickiv yang terinspirasi oleh karakter Mickey Mouse.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jam tangan edisi terbatas Alba x Arkiv. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Ciri khas Arkiv dalam memadukan karakter kartun, komik, mainan, simbol, dengan elemen budaya populer menempatkannya sebagai salah satu seniman kontemporer disegani. Tak hanya di dalam negeri, tapi juga internasional. Terbukti, ia pernah dilirik oleh Bathing Ape, label fashion sekaligus kurator seni besutan Nigo, dan Sesame Street.
Untuk Alba, Arkiv membawa karakter Domma yang bernilai sentimental dan personal. "Saya pilih Domma karena namanya berasal dari nama anak bungsu saya, Duma. Dia adalah pelengkap hidup saya," ungkapnya saat peluncuran.
Lebih lanjut Arkiv menjelaskan, kolaborasi tersebut sebenarnya merupakan kelanjutan dari pameran terbesarnya yang digelar selama tiga bulan di Galeri Nasional pada Februari 2025.
Lewat ekshibisi yang bertajuk 'Laut Semua Warna' (The Sea of All Colors) itu, ia bertutur secara visual lewat karyanya tentang keindahan laut Indonesia yang dikaruniai flora dan fauna endemik. Ide tersebut berangkat dari kekagumannya pada kekayaan alam yang menurutnya belum diketahui secara mendalam oleh publik, termasuk masyarakat Indonesia sendiri.
Arkiv bersama karakter Domma. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
"Baru 20 persen bagian dari lautan kita yang terjamah. Karakter Domma merepresentasikan rasa ingin tahu yang luas, dan semangat eksplorasi," tuturnya.
'Sea of Colour', demikian koleksi kolaborasi ini dinamakan, menyuguhkan sosok Domma yang digambarkan berada di tengah lautan, pada bagian dial.
Di tangan Arkiv, jam tangan tak sekadar sebuah produk horologi tapi juga sebuah kanvas di mana brushed steel dan konstruksi refined khas Alba membingkai palet warna yang hidup serta bentuk organik karya Arkiv, terinspirasi dari terumbu karang, lautan senja, dan cahaya tropis. Karakter Domma juga muncul pada bagian strap.
"Kemitraan ini memungkinkan Alba menjangkau generasi baru pecinta jam tangan, sekaligus mengajak para pemakai jam setia untuk melihat timepiece melalui lensa artistik yang baru," ujar Kevin Lie, Direktur PT Asia Jaya Indah selaku distributor resmi Alba di Indonesia.
Jam tangan unisex ini hanya diproduksi sebanyak 500 buah. Jika sukses besar, Kevin tak menutup kemungkinan untuk melanjutkan kolaborasi tersebut dengan tampilan yang berbeda.
Dijual seharga Rp 2,3 juta, jam ini hadir dengan kotak yang ditandatangani langsung oleh Arkiv. "Lumayan pegal. Hahaha. Tapi enjoy sih," ujar Arkiv.
Peluncuran jam tangan Alba x Arkiv ditandai dengan pembukaan pop-up store di empat kota besar Indonesia. Setelah Jakarta, roadshow berlanjut di Bandung, Medan, dan Surabaya.
(dtg/dtg)














































