'Fashion Is Art' Jadi Dress Code Met Gala 2026, Langsung Disambut Kritik
Ajang mode paling bergengsi di dunia, Met Gala, resmi mengumumkan tema busana tahun ini. Met Gala 2026 akan mengusung dress code 'Fashion Is Art' alias 'Mode adalah Seni'. Pilihan tersebut langsung memicu kritik lantaran dianggap terlalu biasa.
Gaya para tamu MET Gala 2025 mengikuti aturan 'Superfine: Tailoring Black Style' untuk merayakan estetika gaya necis khas para pria imigran keturunan Afrika. Dua tahun sebelumnya, penyelenggara MET Gala secara spesifik memilih 'In Honor of Karl' untuk tema busana sebagai bentuk penghormatan bagi mendiang desainer Karl Lagerfeld.
Membandingkan dengan dress code terdahulu, banyak yang mengutarakan kekecewaannya di media sosial lantaran merasa tema busana tahun ini kurang unik dan terlampau sederhana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jennifer Lopez menghadiri MET Gala 2023 yang bertema 'Karl Lagerfeld: A Line Of Beauty'. (Foto: Getty Images for Karl Lagerfeld/Theo Wargo) |
"Apa yang terjadi dengan MET Gala? Semakin kurang menarik," tulis seorang pengguna X.
Ada pula yang berkomentar dengan nada sarkas, "Fashion adalah seni. Air itu basah. Langit berwarna biru. Para pria pun akan tetap memakai tuksedo hitam sejak Obama menjadi presiden."
Bahkan akun resmi X KFC sampai ikut bersuara (meski belum diketahui tujuannya mengkritik atau hanya ikut meramaikan sebagai bagian dari strategi pemasaran). "KFC is Chicken," tulis merek makanan cepat saji Amerika Serikat itu.
Pesta tahunan yang digelar setiap Senin pertama di bulan Mei itu akan berlangsung pada 4 Mei 2026 di The Metropolitan Museum of Art, New York City. Tahun ini, acara tersebut akan dipimpin oleh deretan nama besar sebagai co-chair, yakni Beyoncé Knowles-Carter, Nicole Kidman, dan Venus Williams.
Seperti tradisi sebelumnya, Met Gala menjadi penggalangan dana tahunan terbesar untuk Costume Institute sekaligus pembuka pameran musim semi mereka. Kali ini, gala tersebut akan mengawali pameran bertajuk "Costume Art" yang dibuka untuk publik mulai 10 Mei 2026 hingga 10 Januari 2027.
Pameran ini menyoroti "sentralitas tubuh yang berbusana" dalam koleksi museum. Sekitar 400 objek akan dipamerkan, terdiri dari kurang lebih 200 busana dan aksesori, serta 200 karya seni seperti lukisan, patung, dan seni dekoratif dari berbagai departemen museum.
"Costume Art" juga menjadi pameran perdana yang digelar di Condé M. Nast Galleries, ruang baru seluas hampir 12.000 kaki persegi yang terletak di area Great Hall museum.
WWD mengabarkan, galeri ini akan menjadi lokasi tetap untuk pameran musim semi Costume Institute, dan sesekali digunakan oleh departemen lain.
Renovasi ruang tersebut didukung oleh donasi utama untuk menghormati Condé M. Nast, dengan tambahan dukungan dari sejumlah nama besar seperti Thom Browne, Michael Kors, Tory Burch LLC, hingga Amy dan John Griffin.
Penampilan sensasional Lady Gaga di MET Gala 2019 yang bertema 'Camp: Notes on Fashion'. (Foto: Jamie McCarthy/Getty Images) |
Pameran ini dikurasi oleh Andrew Bolton dan mengelompokkan karya berdasarkan tipe tubuh yang kerap muncul dalam koleksi museum. Mulai dari Naked Body (tubuh telanjang), Classical Body (tubuh klasik), hingga Pregnant Body (tubuh hamil) dan Aging Body (tubuh menua). Ada pula kategori yang lebih luas seperti Anatomical Body dan Mortal Body.
Lewat kerangka tersebut, dress code 'Fashion Is Art' mengajak para tamu Met Gala untuk memaknai busana sebagai bentuk seni yang hidup dan melekat pada tubuh. Para undangan didorong untuk mengeksplorasi hubungan personal mereka dengan mode, sekaligus menjadikan tubuh sebagai ruang praktik artistik-sejalan dengan tesis pameran.
Selain jajaran co-chair utama, desainer Anthony Vaccarello dan aktris Zoë Kravitz akan memimpin komite tuan rumah. Komite ini menghadirkan figur dari berbagai bidang-mode, hiburan, olahraga, hingga seni.
Beyonce di MET Gala 2016 'Manus x Machina: Fashion In An Age Of Technology'. (Foto: Larry Busacca/Getty Images) |
Beberapa nama yang tergabung antara lain Sabrina Carpenter, Doja Cat, Gwendoline Christie, Alex Consani, Misty Copeland, Elizabeth Debicki, Lena Dunham, Paloma Elsesser, Lisa BLACKPINK, Chloe Malle, Sam Smith, Teyana Taylor, Lauren Wasser, Anna Weyant, A'ja Wilson, Yseult, Adut Akech, Angela Bassett, Sinéad Burke, Rebecca Hall, Aimee Mullins, Tschabalala Self, Amy Sherald, dan Chase Sui Wonders.
Sementara itu, Jeff Bezos dan Lauren Sánchez Bezos didapuk sebagai honorary chairs sekaligus sponsor utama untuk gala dan pameran "Costume Art".
Hasil penggalangan dana dari malam tersebut akan menjadi sumber pendanaan utama Costume Institute untuk pameran, publikasi, akuisisi koleksi, serta operasional tahunan sekaligus mendukung berbagai aktivitas museum lainnya.
(dtg/dtg)
















































