Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Gaya Glamor Kate Middleton di BAFTAs 2026, Perdana Setelah Andrew Ditangkap

Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 23 Feb 2026 08:26 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Britains William, Prince of Wales, and Catherine, Princess of Wales, arrive with Jane Millichip, CEO of the British Academy of Film and Television Arts and Lord-Lieutenant of Greater London Ken Olisa to the BAFTA Film Awards 2026, at the Royal Festival Hall, Southbank Centre, in London, Britain, February 22, 2026, REUTERS/Jaimi Joy/Pool
Pangeran William dan Kate Middleton menghadiri BAFTA Awards 2026 di tengah skandal paman, Andrew Mountbatten Windsor. (Foto: REUTERS/Jaimi Joy/Pool)
London -

British Academy Film Awards atau BAFTA Awards 2026 berlangsung meriah. Selain para bintang Hollywood, Pangeran Wales William dan Putri Catherine atau Kate Middleton juga menghadirinya. Penampilan tersebut sekaligus menandai kemunculan perdana mereka di hadapan publik setelah sang paman, mantan pangeran Andrew, ditangkap polisi karena diduga terkait kasus Jeffrey Epstein.

BAFTA Awards edisi ke-79 ini berlangsung di Royal Festival Hall, London, Inggris, pada Minggu (22/2/2026) malam waktu setempat atau Senin dini hari waktu Indonesia. Digadang-gadang sebagai ajang Oscar versi Inggris, seremoni diwarnai penampilan glamor bintang film di karpet merahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat hampir kebanyakan berbalut gaun baru yang dirancang desainer ternama, Kate Middleton tetap setia dengan gaya 'recycle' khasnya. Kali ini, pilihan ibu tiga anak tersebut jatuh pada gaun malam Gucci yang elegan.

Menurut Vanity Fair, Kate terlihat terakhir kali memakainya pada Februari 2019 saat menghadiri acara gala 100 Women in Finance di Victoria and Albert Museum.

ADVERTISEMENT
Britain's William, Prince of Wales, and Catherine, Princess of Wales, arrive with Jane Millichip, CEO of the British Academy of Film and Television Arts and Lord-Lieutenant of Greater London Ken Olisa to the BAFTA Film Awards 2026, at the Royal Festival Hall, Southbank Centre, in London, Britain, February 22, 2026, REUTERS/Jaimi Joy/PoolKate mengandalkan gaun Gucci dari koleksi lamanya. (Foto: REUTERS/Jaimi Joy/Pool)

Tentu ini bukan kali pertama Kate eksis di BAFTA. Sejak momen perdananya pada 2017, ia sudah hadir beberapa kali untuk mendampingi Pangeran William yang menjabat sebagai Presiden British Academy of Film and Television Arts (BAFTA).

Namun, baru kali ini ia mengenakan gaun Gucci setelah sebelumnya lebih sering bersolek dengan busana keluaran Alexander McQueen dan Jenny Packham di perhelatan tersebut.

Gaun Gucci ini hadir dengan garis leher off-shoulder yang mengekspos bagian bahu, serta aksentuasi beludu pada bagian pinggul mempertegas bentuk tubuhnya yang ramping. Kombinasi palet ungu, seperti warna violet dan lilac menciptakan efek gradasi sehingga gayanya jauh dari kesan monoton. Pilihan warna tersebut juga selaras dengan tuksedo beludu yang dipakai William.

Kate menambahkan sentuhan glamor lewat perhiasan. Salah satunya sepasang anting Greville bergaya chandelier yang menjuntai di kedua telinga. Dibuat oleh Cartier pada awal 1900-an, anting tersebut bertabur berlian dalam estetika desain Art-Deco yang kuat. Raja George VI menghadiahkannya untuk Ratu Elizabeth II, nenek William, ketika menikah dengan Pangeran Philip pada 1947.

Britain's William, Prince of Wales, and Catherine, Princess of Wales, arrive with Jane Millichip, CEO of the British Academy of Film and Television Arts and Lord-Lieutenant of Greater London Ken Olisa to the BAFTA Film Awards 2026, at the Royal Festival Hall, Southbank Centre, in London, Britain, February 22, 2026, REUTERS/Jaimi Joy/PoolPerhiasan dari koleksi mendiang Ratu Elizabet II menambah sentuhan glamor. (Foto: REUTERS/Jaimi Joy/Pool)

Momen glamor Kate dan William tak lepas dari bayang-bayang isu keluarga. Pada Kamis (19/2/2026), Andrew Mountbatten Windsor dilaporkan ditangkap di kediamannya di Sandringham Estate, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-66.

Ia diselidiki atas dugaan pelanggaran jabatan publik, termasuk tuduhan meneruskan dokumen perdagangan rahasia kepada mendiang terpidana kasus kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Penyelidik juga menelusuri klaim lain terkait dugaan perdagangan perempuan ke Inggris.

Melalui pernyataan resmi Istana Buckingham, Raja Charles menyatakan dukungannya terhadap proses hukum yang berjalan.

"Hukum harus berjalan sebagaimana mestinya," demikian pernyataan sang raja, seraya menegaskan kerja sama penuh keluarga kerajaan terhadap penyelidikan. Beberapa jam setelah diperiksa, ayah Putri Eugenie dan Beatrice itu dinyatakan bebas bersyarat.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads