Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengenal Tiffany & co, Brand Perhiasan yang Tokonya di Indonesia Disegel Bea Cukai

Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 12 Feb 2026 21:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

A Tiffany & Co. box displayed at Spellman Gallery in the Upper East Side neighborhood of New York, U.S., on Saturday, Oct. 10, 2020. After running an antique and art appraisal business online for a few months, Glenn Spellman made a rare move in pandemic-stricken New York City: He opened up a physical store. Photographer: Jeenah Moon/Bloomberg via Getty Images
Kotak biru ikonis Tiffany & Co. (Foto: Jeenah Moon/Bloomberg via Getty Images)
Jakarta -

Tiga toko Tiffany & Co. mendadak berhenti beroperasi setelah petugas Bea Cukai Jakarta mensegelnya karena diduga menjual barang yang tidak terdaftar resmi. Penertiban tersebut tentu mengejutkan mengingat citranya sebagai sebuah brand perhiasan yang tersohor dan ikonis di dunia.

Nama Tiffany & Co. sudah lama identik dengan kemewahan, cincin tunangan impian, dan kotak biru ikonis yang menjadi simbol cinta bagi banyak pasangan di dunia.

Sejarahnya dapat ditarik hingga 1837 ketika Charles Lewis Tiffany dan John B. Young, dua rekan bisnis yang juga teman semasa sekolah, mendirikan sebuah toko. Awalnya mereka tidak menjual perhiasan, melainkan barang premium dalam bentuk alat tulis dan aksesori.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiffany & Co. or Tiffany's flagship store at the 5th Ave in New York City, United States of America. Tiffany's is an American luxury jewelry brand. The historical building and Tiffany's logo are famous and worldwide known from the iconic movie Breakfast at Tiffany's with Audrey Hepburn from 1961.  Tiffany's jewellery and iconic blue gift boxes on display at the store. New York, USA - November 18, 2019 (Photo by Nicolas Economou/NurPhoto via Getty Images)Toko flagship Tiffany & Co. di 5th Ave, New York City, Amerika Serikat. (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Kala itu, mereka menamai perusahaannya Tiffany and Young. Charles kemudian menikahi saudari John. Seiring bisnisnya yang berkembang, ia akhirnya membeli perusahaan tersebut dan mengganti namanya menjadi Tiffany & Co.

Singkat cerita, seiring meningkatnya minat pasar terhadap perhiasan berlian, Charles Tiffany melihat peluang besar dan bermitra dengan Patek Philippe, pembuat jam tangan mewah asal Swiss, setelah membuka toko pertama Tiffany & Co. di Paris, Prancis, pada 1850.

ADVERTISEMENT

Langkah ini menjadi titik balik yang mengangkat nama Tiffany sebagai jeweler elite. Charles Tiffany bahkan dijuluki "King of Diamonds" karena kepiawaiannya mendapatkan batu berlian berkualitas terbaik, termasuk membeli berlian dari bangsawan Eropa.

Salah satu kontribusi terbesar Tiffany & Co. terhadap dunia perhiasan adalah lahirnya Tiffany Setting pada 1886. Desain cincin dengan enam prong (cakar) yang mengangkat berlian ini memungkinkan cahaya masuk dari berbagai sisi, membuat batu tampak lebih berkilau. Konsep ini kemudian menjadi standar global cincin tunangan hingga sekarang.

U.S. President Barack Obama (R) and first lady Michelle Obama (L) greet U.S. President-elect Donald Trump and his wife Melania for tea before the inauguration at the White House in Washington, U.S. January 20, 2017. REUTERS/Jonathan ErnstMomen Melania Trump membawa kota Tiffany & Co. untuk Michelle Obama saat inaugurasi Donald Trump sebagai presiden ke-45 AS pada 2017. (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)

Tak berlebihan jika banyak orang menyebut Tiffany sebagai pencipta "template" cincin lamaran modern. Popularitas Tiffany makin meluas bukan hanya karena kualitas produknya, tetapi juga karena kekuatan branding.

Kotak Tiffany Blue Box menjadi simbol prestise yang langsung dikenali. Warna birunya bahkan didaftarkan sebagai warna resmi brand.

Nama Tiffany juga melejit lewat film klasik Breakfast at Tiffany's (1961) yang dibintangi Audrey Hepburn. Adegan sarapan di depan butik Tiffany Fifth Avenue menjadi salah satu momen paling ikonis dalam sejarah film dan memperkuat citra glamor brand ini.

Sejak itu, Tiffany bukan sekadar toko perhiasan, melainkan bagian dari gaya hidup dan fantasi romantisme modern. Begitu prestisiusnya, produk Tiffany & co. menjadi hadiah pilihan Ibu Negara Melania Trump untuk pendahulunya, Michelle Obama, saat inaugurasi Donald Trump sebagai presiden ke-45 AS pada 2017 silam.

Football - NFL - Super Bowl LX - New England Patriots v Seattle Seahawks - Levi's Stadium, Santa Clara, California, United States - February 8, 2026 Seattle Seahawks players hold aloft the Vince Lombardi Trophy as they celebrate after winning Super Bowl LX REUTERS/Mike BlakePiala Super Bowl buatan Tiffany & co. (Foto: REUTERS/Mike Blake)

Tiffany & co. juga masuk ke ranah olahraga. Sejak 1967 Tiffany & co. menciptakan tropi untuk kejuaraan american football NFL atau Super Bowl.

Memasuki era baru, Tiffany & Co. resmi diakuisisi oleh LVMH pada 2021. Akuisisi ini menempatkan Tiffany sejajar dengan brand luxury raksasa lain seperti Louis Vuitton, Dior, dan Bulgari.

Strategi ini membuat Tiffany tetap relevan di tengah persaingan industri perhiasan mewah.

Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi brand luxury, terutama Jakarta. Butik Tiffany & Co. hadir di mal kelas atas yang menyasar konsumen premium, seperti Plaza Indonesia dan Pacific Place. Pada 2014, Tiffany & Co. yang berada di bawah naungan PT Sumaco Wahana Utama membuka flagship store dan toko terbesarnya di Plaza Senayan.

Ketiga toko tersebut kini dilarang beroperasi setelah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta melakukan penyegelan.

Toko Emas Tiffany & Co Disegel Bea CukaiToko Tiffany & Co. di Jakarta disegel Bea Cukai. (Foto: Dok. Ditjen Bea Cukai Kemenkeu)

"Kami dari Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta melakukan operasi terkait barang-barang high value good, yaitu barang-barang bernilai tinggi yang kami duga terdapat barang-barang yang tidak diberitahukan kepada pemberitahuan impor barang," kata Kepala Seksi Penindakan DJBC Kanwil Jakarta, Siswo Kristyanto, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026), seperti dikutip detikFinance.

Siswo menjelaskan kegiatan penindakan tersebut menindaklanjuti instruksi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar melakukan penggalian potensi penerimaan di luar yang memang sudah terbiasa dilakukan baik di kepabeanan maupun cukai.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads