Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Saat Sosialita Arab 'Kuras' Isi Lemari, Lelang Gaun Mewah Dapat Rp 120 M

Daniel Ngantung - wolipop
Minggu, 01 Feb 2026 10:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Mouna Ayoub Lelang Koleksi Gaun Dior Haute Couture
Koleksi gaun Dior Haute Couture milik Mouna Ayoub dilelang di Paris. (Foto: Instagram/@suzymenkes)
Paris -

Ada masa memiliki dan waktu untuk melepaskan. Bagi Mouna Ayoub, seorang pengusaha dan sosialita keturunan Lebanon, sudah tiba saatnya untuk menjual ratusan gaun Dior yang dikoleksinya bertahun-tahun. Berharga fantastis, penjualan tersebut memecahkan rekor tersendiri.

Di Le Bristol Hotel, Paris, Prancis, pada Kamis (29/1/2026), Mouna mengadakan lelang bertajuk 'Dior Masterpieces: The Mouna Ayoub Haute Couture Collection'.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentu busana yang ditawarkan bukan gaun biasa dari koleksi ready to wear atau pakaian siap pakai, melainkan deretan mahakarya adibusana dari rumah mode Prancis tersebut dari periode 1980-an.

Koleksi yang dilelang mencakup desain dari beberapa nama desainer ternama yang pernah memimpin tim kreatif Dior, mulai dari Marc Bohan, Gianfranco Ferré, John Galliano, Raf Simons, dan Maria Grazia Chiuri.

ADVERTISEMENT

Setiap gaun menyimpan cerita tersendiri dan sangat personal bagi perempuan 68 tahun itu. Di luar material mewah dan dekorasi yang memukau, pakaian tersebut juga menjadi saksi bisu prahara rumah tangga Mouna dengan mantan suaminya, Nasser Ibrahim Al-Rashid, seorang pengusaha Arab yang juga pernah menjadi penasehat Raja Fahd bin Abdulaziz Al Saud.

"Saya mulai mengoleksi setelah saya pertengkaran pertama kami," ujar Mouna kepada Tatler. Ia kemudian teringat sebuah momen menjelang jamuan malam bersama suaminya dan Sheikh Ahmed Zaki Yamani yang kala itu menjabat sebagai menteri perminyakan Arab Saudi.

Mouna hendak memakai gaun Dior karya Marc Bohan tapi dilarang keras oleh Al-Rashid. "Gaun ini tak memiliki lengan. Untuk standar Saudi, terlalu terbuka," kenangnya.

Cinta Mouna ternyata lebih besar pada gaun tersebut, ketimbang suaminya. "Saya jadinya tidak pergi. Dia akhirnya pergi sendiri dan tentu Yamani dan istrinya sangat kecewa," ungkap Mouna.

Semasa bersuamikan seorang petinggi di tanah Arab, Mouna jarang memakai gaun yang dikoleksinya untuk menghormati norma berpakaian setempat. Maka ketika bercerai dari Al-Rashid setelah 20 tahun menikah, ia akhirnya merasa lebih 'merdeka'.

"Gaun favoritku tak diragukan lagi adalah karya John Galliano. Dia merepresentasikan high fashion. Dia juga seru, dan mewakili kebebasanku. Saya tipikal pembeli yang serius dalam hal haute couture, tapi khusus Galliano, saya bisa lebih liar," ungkap Mouna yang dikenal memiliki reputasi 'The Queen of Couture'.

Pada November 2023, ia melelang 252 gaun Chanel Haute Couture karya mendiang Karl Lagerfeld. Kali ini, 'hanya' 126 gaun Dior. Namun, seperti dikabarkan Vogue Arabia, 95 di antaranya telah terjual dengan total harga 6,19 juta euro atau sekitar Rp 120 miliar. Menurut Maurice Auction, rumah lelang yang ditunjuk Mouna untuk mengorganisir, pencapaian tersebut memecahkan rekor dunia untuk sebuah pelelangan koleksi haute couture.

Penyelenggaraan 'Dior Masterpieces: The Mouna Ayoub Haute Couture Collection' berbarengan dengan Paris Fashion Week Haute Couture Spring-Summer 2026. Perhelatan tersebut sekaligus menandai koleksi adibusana perdana Dior di bawah arahan desainer Jonathan Anderson. Kabarnya, Mouna sudah memesan salah satu kreasi dari koleksi tersebut.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads