Di Tangan Adrie Basuki, Kain Cacah Disulap Jadi Hiasan Dinding Bernilai
Desainer Adrie Basuki kembali mempertegas komitmennya pada keberlanjutan. Kain cacah sisaan produksi pakaian kini diolahnya juga menjadi art wall.
Peluncuran koleksi perdana tersebut berlangsung di Lomma, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis (29/1/2026). Acara juga diisi dengan trunk show 9 set busana terbaru rancangan Adrie serta kelas membuat tas dari bahan daur ulang.
Koleksi art wall perdana dari Kain Marmer karya Adrie Basuki. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
"Kenapa akhirnya membuat art wall, karena saya ingin mencoba menawarkan bentuk baru dari material zero waste. Bahwa Kain Marmer yang selama ini saya kembangkan tak hanya bisa dipakai sebagai pakaian, tapi juga hiasan dinding seperti sebuah karya seni," ungkap Adrie kepada Wolipop.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak 2019, Adrie konsisten menggunakan material daur ulang yang kemudian dinamai Kain Marmer untuk koleksinya. Material ini lahir dari eksplorasi sisa kain, diolah melalui proses panjang hingga memiliki karakter visual abstrak yang khas seperti marmer dan telah terdaftar sebagai Hak Cipta atas nama Adrie Basuki.
Ada enam art wall yang pemenang Lomba Perancang Mode (LPM) 2021 ini sebagai kreasi pertamanya. Masing-masing terinspirasi dari filosofi kehidupan dan keindahan dari teknik pengolahan Kain Marmer itu sendiri.
Adrie Basuki telah mengembangkan Kain Marmer sejak 2019. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Salah satunya Taman Hening yang lahir dari perasaan damai ketika berada di antara bunga. Situasi yang merepresentasikan ruang di mana waktu melambat dan pikiran menemukan ketenangan.
Kain Marmer bernuansa keabuan tampil dengan pola yang dibentuk menyerupai bentuk floral. Pola tersebut diaplikasikan seperti sebuah patchwork. Seperti proses pembuatan Kain Marmer yang terdiri dari beberapa tahap, estetika kain dapat dimaknai bahwa keindahan dalam hidup tidak didapat secara instan.
Adrie juga membuat Labirin yang diciptakan melalui teknik membentuk selongsong berisi kain sisa fragmen tekstil yang disatukan, dijahit, dan diarahkan menjadi jalur yang berkelok. Garis-garis tersebut menciptakan tekstur timbul yang unik. Karya ini terbuat dari kain cacah seberat 3 kg.
Art wall Kain Marmer ini dijual dari harga Rp 7 juta hingga Rp 15 juta.
(dtg/dtg)
Kesehatan
Jaga Keseimbangan Mineral Selama Puasa Ramadan, Himalayan Salt Jadi Solusi Tepat
Pakaian Pria
Upgrade Gaya Harian Kamu dengan 3 Jaket Pria Bergaya Classic-Modern yang Wajib Kamu Punya!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Glowing Sambut Tahun Baru Imlek! Jangan Skip Masker Wajah Ini
Pakaian Pria
Tampil Rapi Saat Buka Puasa dan Silaturahmi dengan 3 Sabuk Kulit Pria yang Wajib Kamu Punya untuk Menyambut Ramadhan 2026!
Danar Hadi Rilis Koleksi Batik untuk Imlek dan Ramadan 'Sekar Setaman'
Pieter Mulier Tinggalkan Alaia, Langsung Ditunjuk Jadi Desainer Versace
Gaya Kate Middleton Pakai Statement Coat, Tersirat Makna Personal
Chappell Roan Tanggapi Kritik soal Gaya Liarnya di Grammy Awards 2026
Saat Tenun Garut Eksis di Karpet Merah Grammy Awards 2026
Kisah Cinta Kontroversial Woody Allen dan Istri, Kini Terseret Skandal Epstein
8 Drama Korea Rating Tertinggi Awal 2026, Wajib Masuk Watchlist!
Foto: Rumah Rp 470 M untuk Syuting 'Harry & Meghan' Terjual Setelah 4 Tahun
Potret Chelsea Islan Umumkan Kehamilan, Pamer Bare Baby Bump yang Sudah Besar















































