Kim Kardashian Buka Suara Soal Kontroversi Tas Hermes dari Kulit Gajah
Kim Kardashian akhirnya angkat bicara terkait kontroversi tas Hermès Birkin yang diduga terbuat dari kulit gajah dan sempat memicu kemarahan publik. Setelah hampir dua bulan menjadi bahan perbincangan, pendiri Skims itu mengungkap fakta yang selama ini luput dari perhatian banyak orang.
Kim menjelaskan bahwa tas Hermès yang ia kenakan sebenarnya bukan barang asli. Karena merupakan tas palsu, bahan tersebut dipastikan bukan berasal dari kulit gajah. Wanita berusia 45 tahun itu mengatakan tas tersebut digunakan semata-mata untuk keperluan syuting.
"Jika diperhatikan dengan saksama, perangkat logamnya terpasang terbalik. Itu benar-benar tas palsu sepenuhnya," ujar Kim dalam podcast Khloé in Wonder Land.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kontroversi bermula pada November lalu, ketika Kim tertangkap kamera membawa tas yang tampak seperti Birkin kulit gajah di lokasi syuting serial drama hukum Hulu berjudul All's Fair. Tas yang sama juga terlihat dalam foto di balik layar yang dibagikan oleh penata gayanya, Soki Mak. Dalam adegan tersebut, karakter Kim, Allura Grant, tampil dengan busana serba abu-abu. Menurut Kim, pemilihan tas itu dilakukan semata karena kesesuaian warna.
"Saya mengenakan pakaian abu-abu dan tasnya juga abu-abu. Yang benar-benar membuat saya kesal pada diri sendiri adalah pesan yang muncul, seolah-olah tas Birkin dari kulit gajah adalah sesuatu yang bisa diterima. Orang tidak tahu apakah tas itu asli atau palsu. Bahkan hanya dengan menampilkannya saja, saya seharusnya bisa lebih bijak dan membuat pilihan yang lebih baik," ungkapnya.
Kala itu, kritik keras pun bermunculan. Model dan aktris Ireland Baldwin menjadi salah satu yang paling vokal, menyebut tindakan tersebut sebagai sesuatu yang "menjijikkan dan memalukan" melalui unggahan di Instagram.
Sementara itu, PETA menjelaskan bahwa Hermès tidak pernah menjual tas kulit gajah secara komersial. Rumah mode asal Prancis tersebut diketahui hanya pernah membuat seri terbatas dari kulit gajah pada era 1980-an, yang diduga berasal dari perburuan safari. Kini, tas-tas langka tersebut memiliki nilai pasar sekunder yang bisa menembus lebih dari US$125 ribu.
Menanggapi reaksi publik, Kim menyatakan dirinya memahami kemarahan yang muncul.
"Saya tidak menyalahkan pemberitaan atau kemarahannya. Saya percaya sebaiknya memang menghadapi sesuatu secara langsung dan cepat. Namun, terkadang saya memilih tidak menanggapi karena tidak mungkin memadamkan semuanya setiap saat itu tergantung suasana hati," ucap Kim.
(kik/kik)
Hobi dan Mainan
Lengkapi Momen Imlek 2026 dengan Kartu Ucapan Imlek Cantik & Berkesan dengan Desain Modern yang Wajib Kamu Punya!
Perawatan dan Kecantikan
Cari Micellar Water Under 70K? 2 Pilihan Ini Layak Masuk List Daily Cleansing Kamu
Perawatan dan Kecantikan
Stop Boros Toner! Kapas Tipis Jadi Kunci Skincare Lebih Efektif
Perawatan dan Kecantikan
Persiapkan Kulit Glowing di Hari Raya Imlek! Jangan Skip Toner Ini
Bad Bunny Guncang Super Bowl 2026, Rilis Sneakers Kolaborasi Bersama adidas
Momen Langka, Meghan Markle Pancarkan Aura Glamor Klasik di Karpet Merah
Inspirasi Gaya Lebaran 2026: Mulai dari Layering Hingga Outfit Warna Netral
Kisah Nestapa di Balik Perhiasan Margot Robbie di Premier Wuthering Heights
Terungkap Deretan Hadiah Mewah dari Jeffrey Epstein untuk Lingkaran Elite
Kisah Pria 15 Tahun Nabung Emas, Berakhir Dijual Ibu untuk Nikahan Adik
8 Drama China Kerajaan Terbaik Rating Tinggi Terbaru yang Seru buat Ditonton
Terungkap Penyebab Kematian Catherine O'Hara, Ibu Kevin di Home Alone
Viral Pernikahan Ini Jadi Sorotan Netizen, Satu Pelaminan Ada 4 Pasangan












































