Jaket Imlek adidas Ini Jadi Buruan, Perpaduan Kerah Shanghai dan Gaya Modern
Jaket bertema Imlek terbaru dari adidas tengah menjadi incaran banyak orang. Pencariannya melonjak tajam dalam sebulan terakhir, sementara di berbagai situs resale, listing-nya muncul dan habis dalam waktu singkat. Fenomena ini menegaskan bahwa jaket adidas edisi Imlek tersebut bukan sekadar rilisan musiman, melainkan statement fashion yang kuat di 2026. Lalu, apa yang membuatnya begitu diminati?
Dari segi visual, jaket ini memang langsung mencuri perhatian. Kerah Shanghai yang tegas dipadukan dengan penutup kancing simpul khas Tiongkok atau frog closures, serta potongan yang jatuh rapi. Terinspirasi dari siluet jaket era Dinasti Tang, desainnya memancarkan kesan elegan tanpa terasa kuno, sekaligus tetap relevan dengan gaya modern.
Adidas tampak jeli membaca selera Gen Z yang semakin menghargai fashion dengan narasi budaya yang kuat. Jaket ini hadir dengan vibe autentik, stylish, dan memiliki makna, tiga hal yang kini menjadi pertimbangan utama generasi muda dalam memilih fashion.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika menilik ke belakang, tren jaket dengan fireman clasp sempat merajai TikTok beberapa bulan lalu. Secara konsep, jaket Chinese New Year adidas ini berada di jalur yang serupa. Namun, pengait logam digantikan oleh simpul tradisional Tiongkok, menciptakan interpretasi baru yang lebih kultural.
Jaket adidas jadi tren fashion 2026 Foto: dok. adidas |
Meski berbeda detail, perpaduan nuansa utilitarian dan statement fashion tetap terasa kuat. Siluet boxy dan oversized-nya selaras dengan tren street tailored yang tengah naik daun. Sementara itu, garis Three Stripes ikonik di bagian bahu dan lengan menghadirkan sentuhan khas adidas, mengingatkan pada track top Firebird yang legendaris.
Jaket ini merupakan bagian dari koleksi adidas China bertajuk 'New Chinese Style' untuk Imlek 2026. Koleksi tersebut diperkenalkan di Shanghai Fashion Week lewat runway bertema 'POWER OF THREE', menandai upaya adidas menjembatani estetika tradisional Tiongkok dengan bahasa fashion global yang lebih kontemporer.
Selama bertahun-tahun, banyak brand kerap gagal menangkap esensi gaya Tiongkok. Pendekatannya sering kali dangkal, terbatas pada penggunaan motif sebagai hiasan visual. Cara ini semakin tidak relevan bagi Gen Z, yang kini menuntut pemahaman budaya yang lebih mendalam, bukan sekadar simbol tempelan.
Berbeda dari pendekatan tersebut, desain jaket ini digarap hingga ke detail. Mulai dari kancing bernuansa giok dengan siluet terinspirasi Dinasti Tang, quilting bermotif awan, hingga aksesori kuningan yang mengingatkan pada perhiasan antik. Setiap elemen dirancang bukan hanya sebagai ornamen, melainkan sarat makna budaya yang diolah ulang untuk gaya streetwear.
(kik/kik)
Kesehatan
Jaga Keseimbangan Mineral Selama Puasa Ramadan, Himalayan Salt Jadi Solusi Tepat
Pakaian Pria
Upgrade Gaya Harian Kamu dengan 3 Jaket Pria Bergaya Classic-Modern yang Wajib Kamu Punya!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Glowing Sambut Tahun Baru Imlek! Jangan Skip Masker Wajah Ini
Pakaian Pria
Tampil Rapi Saat Buka Puasa dan Silaturahmi dengan 3 Sabuk Kulit Pria yang Wajib Kamu Punya untuk Menyambut Ramadhan 2026!
Danar Hadi Rilis Koleksi Batik untuk Imlek dan Ramadan 'Sekar Setaman'
Pieter Mulier Tinggalkan Alaia, Langsung Ditunjuk Jadi Desainer Versace
Gaya Kate Middleton Pakai Statement Coat, Tersirat Makna Personal
Chappell Roan Tanggapi Kritik soal Gaya Liarnya di Grammy Awards 2026
Saat Tenun Garut Eksis di Karpet Merah Grammy Awards 2026
Kisah Cinta Kontroversial Woody Allen dan Istri, Kini Terseret Skandal Epstein
8 Drama Korea Rating Tertinggi Awal 2026, Wajib Masuk Watchlist!
Foto: Rumah Rp 470 M untuk Syuting 'Harry & Meghan' Terjual Setelah 4 Tahun
Potret Chelsea Islan Umumkan Kehamilan, Pamer Bare Baby Bump yang Sudah Besar













































