Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

3 Kali Gagal, Anok Yai Akhirnya Raih Gelar Model of the Year

Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 06 Nov 2025 13:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

LOS ANGELES, CALIFORNIA - OCTOBER 28: Anok Yai arrives at the Swarovski Masters of Light Opening Celebration on October 28, 2025 in Los Angeles, California.  (Photo by Maya Dehlin Spach/Getty Images)
Model Anok Yai (Foto: Maya Dehlin Spach/Getty Images)
London -

Setelah bertahun-tahun hanya masuk nominasi, Anok Yai akhirnya meraih kemenangan yang telah lama dinantikan. Model berdarah Sudan-Amerika ini dinobatkan sebagai Model of the Year 2025 oleh British Fashion Council (BFC), sebuah penghargaan prestisius yang sering disebut sebagai "Oscar-nya dunia mode" di Inggris.

Kabar kemenangan ini diumumkan lebih awal melalui akun Instagram BFC pada awal November, hampir sebulan sebelum The Fashion Awards 2025 digelar di Royal Albert Hall, London.

Kemenangan tersebut terasa sangat personal baginya, bukan hanya karena prestasi yang luar biasa sepanjang tahun. Anok Yai telah tiga kali gagal memenangkan kategori yang sama di tahun-tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anok Yai pertama kali masuk radar nominasi Model of the Year pada tahun 2022, tapi kala itu penghargaan jatuh ke tangan Paloma Elsesser. Setahun kemudian, ia kembali masuk daftar nominasi, tetapi trofi dibawa pulang oleh Alex Consani.

PARIS, FRANCE - OCTOBER 06: (EDITORIAL USE ONLY - For Non-Editorial use please seek approval from Fashion House) Anok Yai walks the runway during the Chanel Womenswear Spring/Summer 2026 show as part of Paris Fashion Week on October 06, 2025 in Paris, France. (Photo by Vittorio Zunino Celotto/Getty Images)Anok Yai di peragaan Chanel Womenswear Spring/Summer 2026 saat Paris Fashion Week pada September lalu. (Foto: Vittorio Zunino Celotto/Getty Images)

Pada penghargaan tahun 2024, kekalahan itu kembali terulang-dan Anok sempat menyuarakan kekecewaannya secara terbuka melalui media sosial. Dalam sebuah unggahan yang viral, ia menulis, "Kadang rasanya seperti dunia mode tidak siap memberi ruang bagi kami yang berbeda. Tapi saya tahu, kerja keras tidak akan sia-sia."

ADVERTISEMENT

Kata-kata itu kini terasa seperti nubuat. Karena hanya setahun kemudian, ia benar-benar naik ke panggung sebagai pemenang.

Tahun ini menjadi momen puncak bagi Yai. Panel juri yang terdiri dari para tokoh penting di industri mode-termasuk CEO BFC Laura Weir, fotografer Campbell Addy, dan stylist Carlos Nazario-menobatkannya tanpa melalui proses nominasi publik seperti biasanya. Menurut BFC, keputusan ini diambil untuk "menghormati kontribusi luar biasa Anok Yai terhadap fashion global tahun ini."

Dan memang, daftar pencapaiannya berbicara banyak. Mulai dari membuka peragaan Ferragamo, Coperni, dan Hugo Boss, lalu menjadi model penutup di show besar seperti Ralph Lauren, Fendi, dan Vetements.

NEW YORK, NEW YORK - OCTOBER 15: Anok Yai walks the runway for Victoria's Secret Fashion Show 2025 on October 15, 2025 in New York City. (Photo by Kevin Mazur/Getty Images for Victoria's Secret)Penampilan Anok Yai di panggung Victoria's Secret Fashion Show pada Oktober lalu. (Foto: Kevin Mazur/Getty Images for Victoria's Secret)

Ia juga ditunjuk sebagai wajah kampanye global untuk parfum Mugler Alien, serta tampil di iklan Gap dan Victoria's Secret. Penampilannya pun menghiasi sejumlah sampul majalah Vogue France, Perfect Magazine, dan Allure (bersama Alex Consani, pemenang tahun lalu).

Setiap langkah Yai di runway kini menjadi simbol kekuatan, keanggunan, dan representasi bagi perempuan kulit hitam di industri yang kerap dituding kurang inklusif.

Kisah Anok Yai memang seperti dongeng modern. Lahir di Mesir dari keluarga pengungsi Sudan Selatan, ia pindah ke Amerika Serikat saat berusia dua tahun. Karier modeling-nya bermula secara tak sengaja pada tahun 2017, ketika sebuah foto dirinya di festival musik Howard University Homecoming viral di media sosial.
Dalam hitungan minggu, ia dikontrak oleh agensi Next Management, dan tak lama kemudian mencatat sejarah sebagai model kulit hitam pertama yang membuka show Prada sejak Naomi Campbell pada 1997.

Kemenangan Anok Yai segera disambut hangat oleh rekan-rekan model dan tokoh fashion di seluruh dunia. Stylist ternama Carlos Nazario menulis di Instagram, "Akhirnya. Dunia mode sudah lama berhutang pengakuan ini pada Anok." Majalah Dazed yang pernah menampilkan Anok Yai di sampul edisi musim dingin 2023 juga menulis, "Anok tidak hanya model. Ia ikon generasi baru."

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads