ADVERTISEMENT

Viral 'Kebaya' Pramugari SQ Dijual Rp 900.000, Diklaim Baju Vintage Afrika

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 24 Jun 2022 13:30 WIB
A Singapore Airlines stewardess poses along the aisle during a media tour onboard a Singapore Airlines Airbus A380 at Changi International Airport in Singapore on October 24, 2020. (Photo by ROSLAN RAHMAN / AFP) (Photo by ROSLAN RAHMAN/AFP via Getty Images) Ilustrasi seragam pramugari Singapore Airlines. (Foto: AFP via Getty Images/ROSLAN RAHMAN)
Singapura -

Maskapai Singapore Airlines (SQ) identik dengan seragam pramugarinya yang ikonis. Saking populernya, versi tiruan dari baju tersebut beredar di pasaran dan bahkan diklaim sebagai produk dari Afrika.

Seorang pengguna Twitter bernama Leyla Rose mengunggah foto salah satu baju yang dijual Depop, sebuah e-commerce yang berbasis di London, Rabu (22/6/2022). Baju tersebut diduga mirip dengan seragam pramugari Singapura Airlines yang dijuluki kebaya bermotif batik itu.

Terdiri dari atasan dan rok senada, produk ini dijual seharga 49 pound sterling atau setara Rp 900.000. Namun, hal yang mengejutkan Leyla adalah Depop mendeskripsikannya sebagai gaun vintage Ankara Afrika. Ankara merupakan kain yang teknik pembuatannya seperti batik, tapi penuh motif yang kaya warna.

"Funky, indie, boho, 90s, vintage," demikian Depop merinci gaya produk tersebut. "Depop is wild... how are you selling a Singapore Airlines uniform and calling it 'vintage African'??" tulis Leyla.

Ia pun heran dengan pose model yang memeragakan foto baju tersebut. Terlihat sang model merebahkan tubuhnya di sebuah kursi transparan.

Viral Seragam Pramugari SQ DijualCuitan tentang baju mirip seragam pramugari Singapore Airlines yang dijual dan diklaim dari Afrika. (Foto: Twitter/leyylaaah)

Unggahan tersebut menarik atensi warganet dan berujung viral. Hingga berita ini dipublikasikan, posting-an Leyla mendapat 13.400 likes dan 4.037 retweets.

Dari berbagai komentar yang berdatangan, tak sedikit yang menebak alasan pemakaian nama Afrika untuk produk tersebut.

A Singapore Airlines stewardess poses along the aisle during a media tour onboard a Singapore Airlines Airbus A380 at Changi International Airport in Singapore on October 24, 2020. (Photo by ROSLAN RAHMAN / AFP) (Photo by ROSLAN RAHMAN/AFP via Getty Images)Foto: AFP via Getty Images/ROSLAN RAHMAN

"Because 'africa' sounds more interesting. saya pernah ketemu pedagang Afrika jual tas perca tanah abang di Singapura dan bilang itu kerajinan ibu-ibu di desa terpencil Afrika," tulis seorang pengguna Twitter.

Dilihat dari sejarahnya, seragam Singapore Airlines lahir dari tangan seorang desainer ternama dunia. The Singapore Women's Weekly mengabarkan, maskapai plat merah Singapura itu menggandeng Pierre Balmain untuk mendesain seragamnya pada 1972. Sampai saat ini, rancangannya masih tetap dipakai.



Simak Video "Arti Kebaya di Mata Dian Sastrowardoyo"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)