Model Pria Ungkap Pernah Jadi Korban Pelecehan Seks, Pelakunya Fotografer

Hestianingsih - wolipop Kamis, 06 Jan 2022 18:00 WIB
Barrett Pall Barrett Pall. Foto: Instagram/@barrettpall
Jakarta -

Jadi model mungkin jadi pekerjaan impian bagi sebagian orang. Bisa memakai busana mahal rancangan desainer atau bintang iklan brand terkenal, siapa yang tidak ingin? Tapi di balik glamorama itu, tersimpan juga kenyataan kelam.

Profesi sebagai model rentan mengalami pelecehan seksual oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab. Tidak hanya wanita, pelecehan seksual juga bisa terjadi pada model pria. Seperti yang dialami mantan model satu ini.

Barrett Pall, pria asal Amerika Serikat, mengaku pernah jadi korban pelecehan seksual yang dialami pada masa awal kariernya. Kala itu dia masih menjadi mahasiswa di New York University.

Kepada New York Post, Barrett mengungkap pernah dilecehkan sejumlah fotografer. Mirisnya lagi, peristiwa itu terjadi di pemotretan pertamanya sebagai model.

Barrett PallBarrett Pall. Foto: Instagram/@barrettpall

"Saya sudah sangat terbuka dan jujur bahwa di pemotretan pertama yang saya jalani, saya dilecehkan secara seksual oleh fotografer," tutur pria yang kini berusia 33 tahun tersebut.

Barrett mengatakan di awal kariernya ia rentan jadi target pelecehan seksual karena masih kesulitan secara finansial dan masih belum berpengalaman sebagai model. Kemiskinan membuat dirinya hanya bisa pasrah mendapat perlakuan tak senonoh dari orang-orang yang bekerja di industri tersebut.

"Saya hidup di situasi keluarga yang sulit. Pemasukan tidak terlalu banyak dan kala itu kami hidup miskin. Kami pindah tempat tinggal sampai empat kali dan saya berpikir ini (jadi model) adalah kesempatan untuk mendapatkan banyak uang," tuturnya.

Barrett tidak menjelaskan secara detail kejadian pelecehan seksual yang dialaminya. Namun dia secara tegas menyebut telah dilecehkan dan mendapat perlakuan tanpa konsensual atau atas persetujuannya.

"Tidak ada konsensual, tidak ada pertanyaan seperti, 'Kamu mau 'kan kalau seperti ini?'" tambahnya.

Barrett PallBarrett Pall. Foto: Instagram/@barrettpall

Setelah pemotretan pertamanya itu, Barrett pulang ke kamar asrama dan menangis karena merasa jijik. Semuanya tampak suram dan membingungkan.

"Sejujurnya, peristiwa itu tidak ingin saya ingat-ingat lagi karena ada sesuatu yang diambil (secara paksa) dari diri saya dan ada foto-fotonya. Saya merasa orang-orang bisa melihat kepolosan saya direnggut dalam foto tersebut," cerita Barrett.

Dia pun tak sungkan menyebut pelaku pelecehan seksual tersebut. Orang itu bernama Rick Day, seorang fotografer fashion dan majalah.

Selain Barrett, Rick juga disebut melecehkan sejumlah model pria lainnya dan kini kasusnya sedang bergulir di pengadilan. Selama ini Barrett memilih diam namun tergerak buka suara setelah terinspirasi gerakan #MeToo.

"Mereka memangsa kebisuan kami. Saya bicara tentang pengalaman #MeToo dengan forografer Rick Day, dan merasa penting menyebut namanya, karena dia sudah lama sekali dilindungi oleh industri ini dan agen dan manajer yang berbeda. Dia pelaku pencabulan berantai," ujarnya.

Kini Barrett Pall sudah keluar dari industri modeling dan menjadi motivator. Misinya adalah memberikan pendampingan bagi siapapun yang jadi korban atau pernah mengalami pelecehan seksual.

"Pesan yang ingin saya sampaikan kepada pria lainnya, apapun seksualitas kamu, bahwa persetujuan adalah sesuatu yang harus kita miliki dalam kehidupan seksual. Baik itu 'setuju' atau 'tidak setuju' sama sekali," pungkasnya.



Simak Video "Cerita Anindita Hidayat Hadapi Pelecehan Seksual di Medsos"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)