Kontroversi Dior dan 5 Fashion Brand Dunia yang Bikin Geram Orang Asia

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 23 Nov 2021 16:00 WIB
Pemotretan Dior yang memicu kontroversi karena dianggap merendahan wanita Asia. (Foto: Dok. Twitter) Pemotretan Dior yang memicu kontroversi karena dianggap merendahan wanita Asia. (Foto: Dok. Twitter)

3. Versace

MILAN, ITALY - SEPTEMBER 24: Dua Lipa walks the runway at the Versace fashion show during the Milan Fashion Week - Spring / Summer 2022 on September 24, 2021 in Milan, Italy. (Photo by Vittorio Zunino Celotto/Getty Images)Donatella Versace dan Dua Lipa. (Foto: Getty Images/Vittorio Zunino Celotto)

Salah satu rancangan kaus Versace mengundang kecaman dari masyarakat China. Alhasil, brand fashion high-end asal Italia itu menarik semua koleksi terkait dari pasaran.

Produk yang dimaksud adalah kaus bertuliskan daftar kota-kota ternama beserta negaranya. Ada Milan - Italy, Paris - France hingga Tokyo - Japan.

Masalah muncul ketika netizen mendapati ada penulisan yang kurang tepat terkait nama kota dan negaranya. Versace menulis Hong Kong - HONG KONG dan Macau - MACAO, mengindikasikan bahwa dua tempat tersebut berdiri secara independen. Baca artikelnya di sini.

4. Swarovski

BASEL, SWITZERLAND - MARCH 16:  A Swarovski logo is displayed during Baselworld on March 16, 2016 in Basel, Switzerland. Held annually, Baselworld is the most important watch and jewellery industry showcase event for the sector.  (Photo by Harold Cunningham/Getty Images)(Foto: Harold Cunningham/Getty Images)

Selain Versace, merek kristal-fashion Swarovski juga kena masalah sama.

Swarovski mengaku terdapat kesalahan di situsnya yang menyebut Hong Kong sebagai negara tersendiri, bukan bagian dari China. Namun, kekeliruan tersebut sudah terlanjur menimbulkan amarah publik China di internet. Bahkan, aktris Jiang Shuying hengkang dari posisi brand ambassador Swarovski sebagai bentuk protes.

"Melihat perkembangan terakhir di China, Swarovski bertanggung jawab penuh dan tulus meminta maaf kepada rakyat China, termasuk mitra dan brand ambassador kami, Jiang Shuying, yang sangat kecewa dengan kesalahan komunikasi terkait kedaulatan China," tulis Swarovski di Facebook seperti dikutip CNN. Baca berita selengkapnya di sini.


5. Kim Kardashian

kim kardashian kimonoKoleksi Kimono dari Kim Kardashian (Foto: Instagram)

Pada akhir Juni 2019, Kim Kardashian mendapatkan banyak kritik karena menggunakan kata 'Kimono' sebagai nama merek pakaian dalam yang dijualnya.

Ia dituduh melakukan perampokan budaya alias cultural appropriation. Ada 30 ribu orang yang menandatangani petisi di Change.org meminta Kim mengganti merek underwear tersebut. Banyak yang tidak menyetujui karena kata Kimono tersebut adalah nama pakaian tradisional Jepang.

Karena kontroversi tersebut, Kim Kardashian lantas mengganti nama Kimono menjadi SKIMS. Baca artikel selengkapnya di sini.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(dtg/dtg)