Ironis, Desainer Gaun 'Tax the Rich' di MET Gala Ternyata Penunggak Pajak

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 21 Sep 2021 05:30 WIB
Desainer Alexandria Ocasio-Cortez dan desainer Aurora James di MET Gala 2021. (Foto: Mike Coppola/Getty Images) Desainer Alexandria Ocasio-Cortez dan desainer Aurora James di MET Gala 2021. (Foto: Mike Coppola/Getty Images)
New York City -

Di MET Gala 2021, anggota DPR AS Alexandria Ocasio-Cortez menyindir orang-orang kaya dengan gaun 'Tax the Rich' yang membungkus tubuhnya. Ironisnya, sang desainer gaun tersebut ternyata juga bermasalah dengan pajak.

AOC, demikian Alexandria akrab disapa, mengatakan gaun rancangan Aurora James itu membawa pesan yang kuat sebagai pengingat bagi kaum jetset yang suka menghindari pajak. Namun, baru-baru ini terungkap bahwa Aurora sendiri tak melakukan kewajibannya untuk membayar pajak.

NEW YORK, NEW YORK - SEPTEMBER 13: Alexandria Ocasio-Cortez attends The 2021 Met Gala Celebrating In America: A Lexicon Of Fashion at Metropolitan Museum of Art on September 13, 2021 in New York City. (Photo by Kevin Mazur/MG21/Getty Images For The Met Museum/Vogue)Foto: Kevin Mazur/MG21/Getty Images For The Met Museum/Vogue

Menurut laporan New York Post, masalah utang berpusat pada Cultural Brokerage Agency, perusahaan milik Aurora. Didirikan pada 2011, perusahaan yang berbasis di New York City tersebut turut menaungi fashion brand-nya yang bernama Brother Vellis. Sejumlah selebriti yang pernah memakai koleksinya antara lain Beyonce, Rihanna, dan Meghan Markle.

Cultural Brokerage Agency disebut gagal membayar pajak karyawan kepada pemerintah negara bagian New York senilai US$ 14.798 atau sekitar Rp 211 juta pada periode 2018-2019. Tercatat pula di Kementerian Pajak dan Keuangan AS, perusahaan tersebut terlilit berbagai utang sampai-sampai mendapat 15 kali peringatan sejak 2015.

PARIS, FRANCE - FEBRUARY 25: Aurora James attends the Dior show as part of the Paris Fashion Week Womenswear Fall/Winter 2020/2021 on February 25, 2020 in Paris, France. (Photo by Pascal Le Segretain/Getty Images for Dior)Foto: Getty Images for Dior/Pascal Le Segretain

Masalah finansial lain yang dialami perusahaan Aurora James sempat berujung pada penyitaan aset oleh pemerintah, dengan total nilai mencapai US$ 103.220 atau hampir mencapai Rp 1,4 miliar.

Belum lagi asuransi karyawan yang belum dibayarkan. Hingga saat ini, utang asuransi tersebut mencapai US$ 62,722. Cultural Brokerage Agency juga beberapa kali gagal membayar uang sewa kantor.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3