Sneakers Eceng Gondok Asal Indonesia Curi Atensi di Pameran Milan

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 22 Sep 2020 14:41 WIB
Sneakers Pijakbumi di Milan Sneakers berbahan eceng gondok keluaran label Pijakbumi dari Indonesia mencuri perhatian pengunjung di MICAM Milano 2020. (Foto: Dok. KBRI Roma)
Milan -

Pijakbumi, jenama sepatu berbahan ramah lingkungan dari Indonesia, ikut ambil bagian dalam pameran alas kaki internasional MICAM Milano 2020 di Milan, Italia, pada 20-23 September. Merek ini sukses mencuri perhatian berkat produk sneakers yang salah satunya terbuat dari eceng gondok.

Tahun ini menandai kali kedua jenama besutan desainer muda Rowland Asfales tersebut berpartisipasi di MICAM. Hanya saja, Rowland terpaksa absen karena pembatasan perjalanan menyusul COVID-19.

Berdasarkan keterangan resmi dari KBRI Roma, Pijakbumi dipilih oleh MICAM untuk memamerkan karya sebagai Emerging Designer karena desain sepatu yang orisinil dan menjunjung konsep keberlanjutan (sustainability). Di area khusus Emerging Designers, stan Pijakbumi bersandingan dengan sembilan desainer berbakat lainnya dari berbagai penjuru dunia.

Sneakers Pijakbumi di MilanPameran sepatu internasional MICAM Milano 2020 (Foto: Dok. KBRI Roma)

"Pameran ini menjadi spesial karena ini adalah pameran dagang pertama setelah lockdown nasional di Italia. Terasa semakin spesial karena kami sangat bangga atas terpilihnya Pijakbumi sebagai Emerging Designer di MICAM dan menjadi satu-satunya partisipan dari Asia Tenggara," ujar Narita Nurindah Hatibie, Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Milan.

MICAM Milano merupakan salah satu pameran dagang bergengsi di ranah industri alas kaki. Sebanyak 1.700 koleksi alas kaki dipamerkan, terdapat 1.200 perusahaan yang bergabung dan 45.000 pengunjung yang datang dari 130 negara.

Sneakers Pijakbumi di MilanSneakers berbahan eceng gondok keluaran Pijakbumi di MICAM Milano 2020. (Foto: Dok. KBRI Roma)

Dalam kesempatan tersebut, Pijakbumi sekaligus meluncurkan dan menampilkan desain sepatu terbaru yang bernama Atlas Sneakers. Koleksi ini terbuat dari 95 persen tumbuhan, seperti serat-serat natural, dengan aksen yang terbuat dari tenun eceng gondok, Alasnya sendiri terbuat dari bahan karet alami.

Semuanya berdasarkan tiga kriteria yang menjadi prinsip Pijakbumi dalam mendesain, yakni konsumsi air rendah, tidak membahayakan lingkungan, dan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Koleksi sneakers Pijakbumi ini rupanya menarik keingintahuan banyak pengunjung dan buyer potensial. Mereka mengapresiasi orisinalitas desain, kolaborasi dengan seniman-seniman Indonesia, tapi yang terpenting adalah metode-metode inovatif yang digunakan Pijakbumi untuk berkembang lebih maju di jalur sustainability.

Sneakers Pijakbumi di MilanPengunjung di stan Pijakbumi saat MICAM Milan 2020. (Foto: Dok. KBRI Roma)

Untuk mendiskusikan lebih dalam tentang produk-produk alas kaki Pijakbumi, buyer prospektif diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Rowland Asfales secara langsung melalui panggilan video daring yang tersedia di stan.

"Sebagai salah satu Emerging Designers, kami mendapatkan bantuan dari MICAM dalam berjejaring dan terhubung dengan toko-toko alas kaki di Italia. Jadi, harapannya sepatu-sepatu Pijakbumi akan tersedia dan melangkah di jalanan Italia dalam waktu dekat.", ucap Rowland.

Sneakers Pijakbumi di MilanSneakers Pijakbumi di Milano Foto: Dok. KBRI Roma
(dtg/dtg)