Demi Sneakers Yeezy, Remaja Tega Hilangkan Nyawa Orang

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 14 Apr 2020 15:08 WIB
Yeezy Boost 350 V2 Black Sneakers Yeezy (Foto: Instagram)
Miami -

Demi sepasang sneakers, manusia bisa gelap mata sampai-sampai menghilangkan nyawa orang lain. Seperti kejadian yang menimpa Andrea Camps Lacayo. Remaja 18 tahun itu dibunuh saat melakukan transaksi jual-beli sneakers Yeezy.

Menurut laporan kepolisian Miami, Florida, AS, pelaku adalah Adrian Cosby dan George Walton yang masih berusia 19 tahun. Kedua pelaku sudah ditangkap dan mengakui perbuatan mereka.

Seperti tertera di laporan tersebut, kronologinya bermula ketika pacar Andrea, Sergio Berben, hendak menjual sneakers Yeezy seharga US$ 935 atau sekitar Rp 15 juta kepada pelaku yang dikenalnya lewat media sosial.


Mereka pun sepakat untuk bertemu langsung pada 7 April. Andrea lantas menemani kekasihnya.

Kepada Polisi, George mengaku tadinya hanya ingin menemui George dan langsung mencuri sneakers tersebut. Namun, rencana tersebut melenceng dan berujung pada pembunuhan.

Berdasarkan laporan kepolisian, George mendekati pasangan tersebut dan meminta izin untuk mencoba sneakers. Ketika itu juga, Adrian langsung muncul dan menembakkan senjatanya.


Peluru lantas mengenai lengan Sergio dan torso Andrea. Mereka sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun malang, nyawa Andrea tak tertolong.

Akibat perbuatan mereka, Adrian dan George pun terancam hukuman berlapis, yakni percobaan pembunuhan dan perampokan bersenjata.

Kematian Andrea yang tragis itu sangat meninggalkan duka yang mendalam, terutama teman-teman sekolah dan para guru di SMA Terra Environmental Research Institut. Sebagai angkatan senior, ia seharusnya akan lulus sekolah dalam beberapa minggu. "Ini sungguh tak dapat diterima," ujar Alberto Carvalho, salah seorang staf sekolah tersebut.



Simak Video "Koleksi Yeezy Terbaru Diprotes, Kanye West Dituding Menghina Islam"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)