Didiet Maulana Angkat Tenun untuk Seragam Pramugari Garuda Indonesia

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 15 Okt 2019 07:58 WIB
Seragam baru awak kabin Garuda Indonesia buatan Didiet Maulana. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop) Seragam baru awak kabin Garuda Indonesia buatan Didiet Maulana. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)

Jakarta - Satu lagi desainer yang digandeng Garuda Indonesia untuk menciptakan seragam eksklusif awak kabinnya. Setelah Anne Avantie, kini giliran Didiet Maulana.

Berbeda dari Anne Avantie yang mempersembahkan kebaya dengan kain batiknya yang ayu, Didiet Maulana mengangkat keindahan ragam tenun Indonesia. Tak cuma untuk pramugari, busana pramugara pun dibuat oleh direktur kreatif sekaligus pendiri label IKAT Indonesia ini.

Dijelaskan Didiet Maulana, seragam awak kabin perempuan Garuda Indonesia versinya hadir dalam siluet kebaya kartini dengan nuansa peranakan. Untuk rok, Didiet membuatnya penuh dari tenun khas Bali.


Didiet Maulana Angkat Tenun untuk Seragam Pramugari Garuda IndonesiaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop

Rasa Bali kembali terasa lewat aksen slim belt yang terinspirasi dari senteng. "Senteng biasanya dipakai penari Bali untuk upacara adat," ungkap Didiet Maulana saat peluncuran seragam tersebut di Jakarta, Senin (14/10/2019).

Keunikan kebaya tenun modern ini juga dipertegas dengan potongan lengannya yang tak biasa. "Lengannya dibuat seperti sayap, merefleksikan sayap burung garuda," tutur Didiet. Palet ungu gelap, katanya, dipilih untuk memberikan ciri khas tersendiri dari seragam terdahulu.

Di samping estetika, kenyaman serta fleksibilitas dari seragam itu sendiri tetap menjadi perhatian Didiet agar tidak mengganggu awak kabin dalam beraktivitas. Seperti lengan sayap tersebut, dipastikan tidak akan menyentuh makanan penumpang ketika disajikan pramugari.

"Mendesain seragam awak kabin beda memang karena ada standar yang harus dipenuhi. Misal sebisa mungkin harus friendly dengan situasi emergency. Pramugari bisa lari cepat dengan kebaya saya ini," ungkap Didiet yang sebelumnya pernah mendesain seragam institusi keuangan.


Didiet Maulana Angkat Tenun untuk Seragam Pramugari Garuda IndonesiaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop

Untuk desain busana pramugara, inspirasinya datang dari siluet beskap. Bagian kantong dihiasi pocket square yang terbuat dari kombinasi lurik buatan perajin di Klaten dan Yogyakarta. Untuk memberi kesan modern, Didiet menambahkan scarf yang dipakai di dalam kerah beskap.
Total terdapat 18 set busana awak kabin Garuda Indonesia yang dibuat secara eksklusif oleh Didiet. "Semuanya made-to-measure, dibikin sesuai dengan ukuran tubuh dari pramugari dan pramugara," jelasnya.

Seragam awak kabin baru Garuda Indonesia ini dinamai "Puspa Nusantara". Puspa, kata Didiet, berarti harum. Ia berharap, seragam ini dapat mengharumkan nama Indonesia, tak cuma di dalam negeri, tapi juga mancanegara.

Didiet Maulana Angkat Tenun untuk Seragam Pramugari Garuda IndonesiaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara, kolaborasi ini terjalin sebagai bentuk komitmen maskapai plat berplat merah ini untuk selalu memberikan pengalaman berbeda kepada para penumpang.

Didiet sendiri dipilih karena sejalan dengan spirit Garuda Indonesia dalam menjunjung tinggi kearifan lokal. "Saya juga sangat mengapresiasi Didiet Maulana yang selalu memberdayakan bayak perajin lokal saat berkarya," ungkap Ari yang berencana menggandeng desainer Indonesia lainnya untuk proyek yang sama.

Simak Video "Ungkapan Kebahagiaan Anne Avantie tentang Kebaya Pramugari Garuda"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)