Setelah Umumkan Bangkrut, Forever 21 Akan Tutup Semua Toko di Kanada

Hestianingsih - wolipop Selasa, 01 Okt 2019 14:02 WIB
Foto: Brian Kersey/Getty Images
Jakarta - Forever 21 akan menutup semua tokonya di Kanada. Sebanyak 44 toko akan ditutup paling lambat akhir tahun ini. Begitu juga toko-toko di 178 lokasi di Amerika Serikat.

Kabar penutupan seluruh toko Forever 21 di Kanada tersiar setelah pada Minggu (29/9/2019), brand yang memopulerkan fast fashion ini, mengumumkan akan mengajukan permohonan pailit Chapter 11 demi menyelamatkan perusahaan. Nantinya Forever 21 akan lebih fokus menjalankan operasional secara online.

"Setelah bertahun-tahun kurang performa dan menghadapi tantangan yang mendera industri retail belakangan ini, operasional kami di Kanada sudah tidak lagi menguntungkan secara ekonomis," kata Chief Financial Officer Forever 21 Kanada Bradley Sell, dalam pernyataannya, seperti dilansir CTV News.

Bradley juga mengatakan bahwa brand yang berdiri sejak 35 tahun lalu tersebut sudah memikirkan berbagai kemungkinan dan opsi, sebelum akhirnya memutuskan untuk menghentikan operasional Forever 21 di Kanada. Menurutnya, langkah tersebut sudah tepat dilakukan.

Beroperasi di 44 toko yang tersebar di Alberta, B.C., Manitoba, Ontario, Quebec dan Nova Scotia, Forever 21 Kanada menaungi sekitar 2.000 orang. Belum diketahui secara pasti bagaimana kelanjutan nasib para karyawan setelah toko benar-benar ditutup akhir tahun nanti.

"Kami berencana melikuidasi inventaris toko dalam waktu dekat. Pelanggan di Kanada masih bisa belanja produk-produk kami lewat situs resmi di Amerika," tulis Bradley.

Selain Kanada, Forever 21 juga akan menutup sebagian besar tokonya di Asia dan Eropa. Namun tetap mempertahankan operasional mereka di Meksiko dan Amerika Latin. Di Amerika Serikat sendiri, yang merupakan negara basis Forever 21, sebanyak 500 toko masih akan dilanjutkan operasionalnya.

Dalam lima tahun terakhir, industri fashion retail memang sedang menghadapi masa-masa sulit. Tahun ini saja, Coresight Research melaporkan bahwa sejumlah retailer di Amerika Serikat mengumumkan akan menutup sekitar 8.558 toko dan membuka hanya 3.446.

Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Pada 2018, ada sekitar 5.844 toko yang ditutup dan pembukaan toko baru sebanyak 3.258. Coresight Research memprediksi jumlah toko yang ditutup hingga akhir 2019 bisa mencapai 12 ribuan.

Simak Video "PETA Minta Forever 21 Tolak Produksi Baju Bulu Kambing "
[Gambas:Video 20detik]
(hst/ami)