Takut Picu Kontroversi, Nike Batal Rilis Sneakers Bergambar Bendera Lama AS

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 04 Jul 2019 14:17 WIB
Sneakers Nike dengan bendera Betsy Ross. (Foto: Instagram/@sneakernews) Sneakers Nike dengan bendera Betsy Ross. (Foto: Instagram/@sneakernews)

New York City - Untuk merayakan Hari Kemerdekaan AS yang jatuh pada 4 Juli, Nike seharusnya meluncurkan sneakers Air Max 1 versi terbaru. Namun, rencana itu batal lantaran gambar bendera AS yang menghiasi sneakers tersebut.

Bukan bendera AS yang memiliki 50 bintang seperti saat ini, melainkan bendera AS versi lama yang hanya terdiri dari 13 bintang melingkar. Biasa disebut orang AS 'Bendera Betsy Ross', bendera tersebut kerap diasosiasikan dengan pergerakan opresif dan rasisme.


[Gambas:Instagram]


Diberitakan New York Times, Nike membatalkan peluncuran sneakers tersebut setelah mendapat kritikan dari Colin Kaepernick, mantan pemain football yang juga aktivis dan duta produk Nike.

Menurut sumber terdekat, Kaepernick khawatir pemakaian bendera tersebut bakal menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Pasalnya, sejumlah kelompok sering menggunakan Bendera Betsy Ross sebagai simbol ideologi rasialisnya.


[Gambas:Instagram]


Pada Selasa (2/7/2019), Nike melalui juru bicaranya, Sandra Carreon-John, mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut pendistribusian sneakers tersebut dihentikan karena "ada kekhawatiran produk berpotensi menginterupsi suasana hari libur publik yang patriotis itu."

Di media sosial, rencana Nike meluncurkan sneakers tersebut sempat ramai diperdebatkan. Salah satu kritikan keras datang dari Gubernur Arizona Doug Ducey. Ia mengancam akan menolak ijin pembukaan pabrik Nike di daerahnya bila pabrikan produk olahraga tersebut tetap meluncurkan sneakers dengan bendera Betsy Ross.



Simak Video "Puluhan Ribu Orang Desak Nike Tarik Sepatu Berlafadz Allah"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)