Ditegur Walikota Kyoto, Kim Kardashian Batal Pakai Kimono untuk Merek Baju

Eny Kartikawati - wolipop Selasa, 02 Jul 2019 11:45 WIB
Foto: Instagram Kim Kardashian Foto: Instagram Kim Kardashian

Jakarta - Kim Kardashian akhirnya membatalkan niatnya menggunakan nama Kimono sebagai merek lini busananya termasuk underwear. Pembatalan itu dilakukannya setelah walikota Kyoto mengirimkan surat untuknya.

Kim mengumumkan dirinya batal memakai nama Kimono sebagai lini pakaian dalamnya pada Senin (1/7/2019) malam. Melalui Instagram, istri Kanye West tersebut menyampaikan alasan kenapa akhirnya dia membatalkan label Kimono.

"Being an entrepreneur and my own boss has been one of the most rewarding challenges I've been blessed with in my life. What's made it possible for me after all of these years has been the direct line of communication with my fans and the public. I am always listening, learning and growing - I so appreciate the passion and varied perspectives that people bring to me," tulis Kim.



[Gambas:Instagram]



Dalam tulisannya itu Kim mengungkapkan bahwa sebagai pengusaha dirinya selalu berusaha mendengarkan dan belajar dari berbagai pihak. Dan dia pun merasa senang karena selama berbisnis bisa langsung berkomunikasi dengan penggemarnya serta publik. Oleh karena itu dia sangat menghargai perspektif berbeda yang disampaikan orang-orang padanya.

"When I announced the name of my shapewear line, I did so with the best intentions in mind. My brands and products are built with inclusivity and diversity at their core and after careful thought and consideration, I will be launching my Solutionwear brand under a new name. I will be in touch soon. Thank you for your understanding and support always," tulis Kim lagi.

Kakak Kylie dan Kendall Jenner itu menyampaikan lagi bahwa ketika dia mengumumkan akan meluncurkan lini busana baru, dirinya memiliki tujuan baik. Namun dengan berbagai pertimbangan, terutama setelah banyak kritik terhadap rencananya memberi nama Kimono pada label busananya, dia akan merilis brand Solutionwear dengan merek baru.

Sebelumnya, seperti dilansir BET, Wali Kota Kyoto Daisaku Kadokawa melayangkan surat resmi, meminta Kim Kardashian membatalkan pengajuan merek dagang dengan nama 'kimono'. "Kimono adalah baju etnik tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan serta sejarah nenek moyang, dan merupakan budaya yang kami cintai dan telah diwariskan dengan seksama dalam kehidupan kami," tulis Daisaku.

Menurutnya nama 'Kimono' adalah sebuah aset yang sudah dikenal banyak orang. Tidak hanya oleh rakyat Jepang tapi juga masyarakat internasional. "Maka dari itu Kimono seharusnya tidak boleh dimonopoli," lanjutnya.

Dalam akhir dari surat tersebut, Daisaku turut mengundang Kim Kardashian datang ke Kyoto untuk merasakan langsung budaya berkimono. Dengan harapan dia bisa memahami lebih dalam salah satu nilai sejarah Kyoto yang sangat berharga dan bisa mempertimbangkan lagi pemilihan nama brand tersebut.






Simak Video "Bukan Cuma Wajah, Kim Kardashian Luncurkan Foundation untuk Badan"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)