Inovasi Baru Sneakers yang Bisa Terurai Setelah Rusak dan Tak Dipakai Lagi

Hestianingsih - wolipop Jumat, 14 Jun 2019 11:58 WIB
Foto: Dok. Native Shoes Foto: Dok. Native Shoes

Jakarta - Apa yang biasanya kamu lakukan jika sepasang sepatu sudah rusak atau tidak dipakai lagi? Umumnya sepatu bekas yang sudah tak layak pakai hanya akan teronggok di gudang atau dibuang.

Sepatu bekas yang dibuang akan menjadi sampah dan bisa merusak lingkungan karena tidak mudah terurai. Tapi sepatu yang satu ini berbeda dari biasanya.

Perusahaan sepatu Native Shoes menciptakan sepatu ramah lingkungan dengan inovasi unik. Tidak hanya terbuat dari bahan daur ulang, tapi juga akan terurai setelah tidak dipakai lagi.


Inovasi Baru Sneakers yang Bisa Terurai Setelah Rusak dan Tak Dipakai LagiFoto: Dok. Native Shoes

Sneakers terbaru produksi perusahaan asal Kanada ini tidak memakai material yang berbahaya bagi lingkungan seperti sintetis, kulit dan karet. Sol bagian luar merupakan lateks alami yang dibuat dari getah pohon karet hevea. Sementara bagian atasnya memakai material terbuat dari ekstrak eucalyptus dan serat daun nanas.

Selain itu sepatu yang diberi nama Plant Shoe ini juga sudah mengantongi sertifikat Animale Cruelty Free dan tidak menyisakan limbah yang berbahaya bagi lingkungan. Bagaimana proses penguraian sepatu ramah lingkungan ini?
Inovasi Baru Sneakers yang Bisa Terurai Setelah Rusak dan Tak Dipakai LagiFoto: Dok. Native Shoes


Dilansir Fashion Journal, setelah sepatu tidak bisa dipakai lagi karena rusak atau faktor lainnya, bisa langsung dibuat di tempat sampah. Begitu material dari sepatu terkena bakteri dan mikroorganisme, sepatu akan terurai dalam 45 hari

Plant Shoes dijual secara online di situs resmi Native Shoes, seharga USD 300 atau sekitar Rp 4,2 juta. Produknya datang dalam warna off-white. (hst/hst)