H&M Rilis Koleksi Busana Terbuat dari Daun Nanas dan Kulit Jeruk

Hestianingsih - wolipop Kamis, 11 Apr 2019 16:52 WIB
Foto: Dok. H&M Foto: Dok. H&M

Jakarta - Gerakan ramah lingkungan di industri fashion, atau eco-fashion, semakin digaungkan. Kali ini datang dari brand high-street H&M.

H&M memperkenalkan lini busana terbarunya yang diberi nama Conscious Exclusive yang baru saja meluncurkan koleksi Spring 2019. Semua produk dalam lini ini menggunakan material inovatif dan diklaim ramah lingkungan.

Retail fashion asal Swedia ini menggunakan kain terbuat dari serat daun nanas yang disebut Pinatex, juga tekstil yang berasal dari kulit jeruk. H&M juga memproduksi pakaian dengan bahan bloom foam yang dibuat dari tumbuhan alga.


Lebih menariknya lagi, kulit jeruk yang dipakai dalam pembuatan bahan ramah lingkungan tersebut berasal dari ribuan jeruk bekas produksi jus. Jadi bukannya mereka memanen jeruk untuk hanya diambil kulitnya, melainkan 'sampah' kulit jeruk.
H&M Rilis Koleksi Busana Terbuat dari Daun Nanas dan Kulit JerukFoto: Dok. H&M
Koleksi Consciuous Exclusive H&M untuk Spring 2019 terinspirasi dari alam. Akan banyak busana bermotif tanaman maupun pepohonan. Warna-warnanya pun banyak mengetengahkan alam seperti ungu lavender, birunya laut, coral pink, juga hitam.

"Koleksi Conscious Exclusive Spring 2019 merupakan perpaduan sempurna antara gaya glamor dan effortless. Terinspirasi dari keindahan Bumi, koleksi ini mengeksplor kekuatan dan keindahan alam," demikian pernyataan H&M.
H&M Rilis Koleksi Busana Terbuat dari Daun Nanas dan Kulit JerukFoto: Dok. H&M


Selain daun nanas dan kulit jeruk, bahan-bahan ramah lingkungan lainnya yang digunakan dalam produksi koleksi ini adalah polyester daur ulang, katun organik, linen, sutera, plastik daur ulang, kaca daur ulang dan perak daur ulang. Model busananya sendiri banyak menampilkan nuansa feminin dengan aksen ruffle, cut-out dan sequin.

Seperti dikutip dari Metro, H&M sedang dalam proses menjadikan produk-produknya lebih ramah lingkungan. Ke depannya material untuk produksi baju maupun aksesori, 57 persennya berasal dari sumber daya alam ramah lingkungan. (hst/hst)