Nasib Dolce & Gabbana Setelah Drama Kontroversial di China

Alissa Safiera - wolipop Selasa, 27 Nov 2018 10:42 WIB
Foto: Dok. Getty Images Foto: Dok. Getty Images

Jakarta - Di balik gaun indah dan ornamen buatan tangan yang memikat, Dolce & Gabbana bukan sekali dua kali memicu kontroversi. Namun dari semuanya, tak ada yang begitu besar seperti yang mereka lakukan di China.

Rumah mode Italia ini tengah berjuang menghadapi masalah besar setelah video kampanye mereka beredar pada pekan lalu. Video itu dinilai rasis oleh masyarakan China, lantaran menampilkan model berparas Asia kesulitan memakan masakan Italia dengan sumpit.

Nasib Dolce & Gabbana Setelah Drama Kontroversial di ChinaFoto: Dok. Dolce & Gabbana

Belum selesai dengan iklan buatannya, salah seorang desainer, Stefano Gabbana menambah panas drama ini. Sebuah percakapan lewat akun Instagramnya terkuak online. Dalam percakapan itu, Stefano menjelek-jelekkan masyarakat China. Alhasil, fashion show 500 baju yang rencananya dihelat di Shanghai hari Rabu kemarin terpaksa batal mendadak.



Sikap Dolce & Gabbana membuat panas banyak orang. Selebriti dan influencer berdarah China pun angkat suara. Ini menyebabkan situs fashion China yang menjual barang-barang berlabel Dolce & Gabbana, JD.com ikut menghilangkan produk Italia itu dari laman belanja mereka sebagai aksi boikot.

Atas segala kehebohan yang sudah terjadi, Dolce & Gabbana pun akhirnya minta maaf lewat video. "Kami selalu jatuh cinta dengan China. Kami tak akan pernah lupa pengalaman ini dan berjanji tak akan mengulanginya lagi. Dari lubuk hati terdalam, kami meminta pengampunan," urai Dolce dan Gabbana dalam video.

Nyatanya, sebuah permintaan maaf belum cukup menghapus kesalahan Dolce & Gabbana. Mengutip estimasi dari WWD, 30 persen penjualan Dolce & Gabbana berasal dari China. Tindakan rasis ini bisa menyebabkan hilangnya 400 juta Euro dari brankas Dolce & Gabbana.



Nasib Dolce & Gabbana pun mulai dipertanyakan. WWD mengungkap dari berbagai sumber, jika ide untuk mengeluarkan Stefano Gabbana mungkin akan membuat keadaan lebih baik. Dengan ini, tak menutup kemungkinan Dolce & Gabbana akan berubah menjadi 'Dolce' saja nantinya.

Bila melihat ke belakang, ide itu tak terlalu gila mengingat segala kontroversi Dolce & Gabbana berakar dari desainernya sendiri, Stefano Gabbana. Sebelumnya, Gabbana pernah menyebut Selena Gomez 'jelek'. Ia juga mengatakan gaun Dior dari blogger Chiara Ferragni terlihat murahan. (asf/asf)