Diboikot Deretan Artis China, Produk Dolce & Gabbana Hilang dari Online Shop

Eny Kartikawati - wolipop Jumat, 23 Nov 2018 16:05 WIB
Duo desainer pendiri Dolce & Gabbana, Domenico Dolce and Stefano Gabbana. Foto: Dolce & Gabbana Duo desainer pendiri Dolce & Gabbana, Domenico Dolce and Stefano Gabbana. Foto: Dolce & Gabbana

Jakarta - Dampak iklan kontroversial Dolce & Gabbana terhadap brand tersebut terus berlanjut. Setelah sederet artis melakukan boikot, kini online shop besar di China juga tak lagi menjual D&G.

Seperti dikutip dari BBC News, pada akhir pekan kemarin produk-produk Dolce & Gabbana tidak lagi ditemukan di berbagai e-commerce besar China seperti Taobao dan JD.com Begitu juga dengan online shop seperti Kaola dan Secoo, semua produk Dolce & Gabbana ditarik dari peredaran.

Alina Ma, direktur muda firma riset pasar Mintel mengatakan iklan Dolce & Gabbana membuat konsumen China bingung. Dan iklan tersebut menandakan brand Dolce & Gabbana kurang memahami budaya lokal.



"Mereka ingin sebuah brand mengenal mereka, itulah yang membuat mereka merasa bahwa mereka itu penting," ujar Alina.

Dolce & Gabbana diboikot di China.Dolce & Gabbana diboikot di China. Foto: Dok. Dolce & Gabbana


China sendiri merupakan pasar yang penting untuk barang mewah. Penelitian Bain & Company pada 2018 mengungkapkan, pasar barang mewah di dataran China utama akan tumbuh 22% pada tahun ini.

Oleh karena itulah kasus iklan kontroversial Dolce & Gabbana ini akan berdampak pada bisnis brand mewah asal Italia tersebut. Dampak jangka panjangnya akan tergantung dari bagaimana pihak Dolce & Gabbana menangani berbagai protes yang dilakukan masyarakat China ini.

"Jika mereka bisa menunjukkan ketulusan untuk mengenal konsumen di China, ingin mengenal pasar, bisnis mereka bisa kembali baik lagi," kata Alina.

Sebelumnya brand yang didirikan duo desainer Domenico Dolce and Stefano Gabbana itu menjadi bulan-bulanan di media sosial setelah merilis iklan yang diduga berbau rasisme. Di iklan yang mempromosikan fashion show Dolce & Gabbana di China tersebut, seorang model berwajah oriental yang tampil cantik dalam balutan gaun Dolce & Gabbana terlihat kewalahan saat hendak menyantap sebuah pizza berukuran besar. Ia berusaha melahap pizza tersebut dengan sepasang sumpit.

"Saya tidak tahu siapa target audiensmu, tapi sebagai warga China dan konsumen loyalmu, video ini membuat saya sangat tersinggung. Sebuah stereotipe dan sikap kurang peduli yang benar-benar keterlaluan," tulis netizen di Instagram.




(eny/eny)
Blak-blakan
×
Tes Baca Alquran Perlukah?
Tes Baca Alquran Perlukah? Selengkapnya