Gisele Bundchen Nangis Saat Dipaksa Topless untuk Show Alexander McQueen

Eny Kartikawati - wolipop Jumat, 05 Okt 2018 12:41 WIB
Penampilan Gisele Bundchen di fashion show Victoria's Secret. Foto: Getty Images
Jakarta - Top model Gisele Bundchen mengungkapkan satu hal mengejutkan terkait kariernya sebagai model. Gisele mengaku pernah menangis saat dipaksa untuk tampil topless.

Pengakuan tersebut diungkapkan Gisele Bundchen dalam memoir terbarunya, Lessons. Dia mengungkapkan momen ketika akhirnya melakoni fashion show pertamanya untuk sebuah brand besar.

Gisele mengisahkan momen tersebut didapatnya pada 1998. Dia akhirnya menjadi model untuk fashion show Alexander McQueen. Namun untuk fashion show tersebut, dia harus berjalan dalam kondisi topless alias tidak memakai busana untuk menutupi dadanya.

Masih berusia 18 tahun dan bahasa Inggrisnya belum terlalu lancar, Gisele yang berasal dari Brazil pada saat itu mengaku ketakutan. "Aku pun menangis. Tidak tahu apa yang harus dilakukan," tulisnya di bukunya.

"Aku terus berpikir betapa kecewanya dan malunya orangtuaku nantinya. Aku terus berusaha agar air mataku tidak keluar, tapi mereka terus saja menetes, dan bulu hitam yang dilem ke bulumataku jadi terlepas," kisah Gisele lagi yang dikenal sebagai salah satu Victoria's Secret Angels itu.

Gisele mengaku sampai terpikir untuk meninggalkan fashion show tersebut. "Tidak mungkin sama sekali aku keluar berjalan di sana tanpa atasan," tulisnya.

Akhirnya untuk membuat Gisele lebih nyaman, makeup artist fashion show McQueen mengecat bagian dada Gisele dengan warna putih untuk membuat ilusi seolah-olah sang model memakai busana. Meski demikian tetap saja salah satu model terkaya di dunia itu tetap tidak bisa menahan air matanya saat benar-benar tampil topless di catwalk untuk pertamakalinya dalam hidupnya.

Gisele Bundchen di iklan Givenchy.Gisele Bundchen di iklan Givenchy. Foto: ist.


"Dan karena fashion show tersebut dibuat seolah-olah dalam kondisi hujan, tidak ada orang yang bisa tahu apakah itu air hujan atau air mataku," tulis Gisele.

Model 38 tahun itu mengatakan keluarganya tidak pernah melihat potret dirinya saat tampil topless di fashion show Alexander McQueen. Dan setelah momen tersebut, dia mulai berpikir tentang bagaimana dia melihat dirinya selama ini.

"Mungkin itulah malam di mana aku mulai memisahkan diri, mulai berpikir bagaimana diriku di publik. Aku seorang anak perempuan yang baik. Aku seorang yang tomboy. Aku seorang yang memiliki payudara besar dan sangat malu dengan hal itu ketika menginjak masa pubertas. Aku seorang anak perempuan yang keluargaku pasti akan sangat merasa malu sehingga mereka tidak mau bicara denganku lagi...," tulis Gisele.

Kini sebagai salah satu model senior, Gisele sudah beberapakali melakukan pemotretan dalam kondisi topless. Beberapa di antaranya saat dia menjadi model iklan sepatu Stuart Weitzman, Givenchy, parfum Chanel, dan pemotretan untuk Majalah V.


(eny/eny)