Besok Hari Batik Nasional, Kenali 2 Motif Batik Paling Populer di Indonesia

Hestianingsih - wolipop Senin, 01 Okt 2018 16:18 WIB
Chelsea Islan mengenakan baju batik motif parang. Foto: Agung Pambudhy Chelsea Islan mengenakan baju batik motif parang. Foto: Agung Pambudhy

Jakarta - Sembilan tahun berlalu sejak batik dikukuhkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Hingga kini, pengakuan secara internasional itu masih diperingati dengan suka cita dan rasa bangga oleh masyarakat Indonesia, menjadi Hari Batik Nasional.

Terbukti setiap tanggal 2 Oktober, rakyat Indonesia merayakan Hari Batik Nasional, tak terkecuali di tahun ini. Ya, Selasa (2/10/2018) besok, kita akan melihat kembali momen batik menjadi wasta Nusantara kebanggaan Indonesia.

Nah untuk menyambut Hari Batik Nasional, tak ada salahnya jika kamu mengenal beberapa motif batik yang cukup dikenali masyarakat dari berbagai kalangan. Dari ratusan motif batik yang ada di Indonesia, sedikitnya ada dua yang terbilang paling populer dan umum. Motif-motif batik ini kerap dimodifikasi dalam berbagai model busana sehingga tampil lebih kekinian.

Baca Juga: Selamat Hari Batik Nasional! Yuk, Makin Cinta dengan Kain Tradisi Indonesia

Adalah parang, yang merupakan motif batik dasar paling tua berasal dari Jawa. Parang mengandung makna tidak pernah menyerah, ibarat ombak laut yang tak pernah berhenti bergerak.
Besok Hari Batik Nasional, Kenali 2 Motif Batik Paling Populer di Indonesia Motif batik parang. Foto: istimewa

Ada beberapa jenis motif batik Parang, diantaranya Parang Rusak, Parang Barong, Parang Kusumo, Parang Kecil, Parang Slobog dan Parang Klitik. Menjadi motif batik paling populer, ternyata pada zaman dahulu tidak semua motif parang boleh dipakai setiap orang.

Seperti Parang Barong yang dicirikan dengan bentuk parang berukuran besar dan merupakan induk dari semua motif parang. Para Barong hanya boleh digunakan oleh raja pada acara-acara tertentu saja. Barong, berarti singa dan mencerminkan sesuatu yang agung serta besar, seperti raja.

Sementara Parang Kecil, biasa dikenakan para putri atau wanita di kalangan kerajaan. Parang Kecil mengesankan wanita yang lebih lembut dan feminin.

Ada pula Parang Rusak yang hanya boleh dikenakan penguasa dan ksatria. Parang Rusak melambangkan ombak yang selalu menghantam karang pantai; tak pernah menyerah, berani dan gigih.

Tak kalah populer dari motif parang, ada motif kawung yang juga cukup umum dipakai orang Indonesia sebagai busana modern. Batik dengan corak kawung mempunyai makna yang melambangkan harapan agar manusia selalu ingat akan asal usulnya.
Besok Hari Batik Nasional, Kenali 2 Motif Batik Paling Populer di Indonesia Motif batik kawung. Foto: istimewa

Batik ini berpola bulatan yang serupa dengan buah kawung yang ditata rapi secara geometris. Untuk kamu yang belum tahu apa itu buah kawung, yakni sejenis buah kelapa, yang terkadang juga dianggap sebagai buah kolang-kaling.

Baca Juga: Bangga! Keunikan Batik Indonesia Memesona Warga Italia di Roma

Di Hari Batik Nasional besok, batik populer mana yang akan kamu pakai untuk ikut merayakannya? (hst/hst)