Kena Aksi Boikot karena Colin Kaepernick, Penjualan Nike Justru Meningkat
Hestianingsih - wolipop
Minggu, 09 Sep 2018 15:26 WIB
Jakarta
-
Nike sempat menimbulkan kontroversi ketika merilis iklan kampanye terbarunya yang menampilkan atlet Colin Kaepernick sebagai model. Kontroversi itu pun sempat diwarnai aksi boikot ketika konsumen Nike ramai-ramai protes.
Mereka melakukan aksi bakar sepatu dan baju Nike yang mereka miliki dan mengunggah video pembakaran tersebut ke media sosial seperti Twitter dan Instagram disertai hashtag #BoycottNike.
Presiden AS Donald Trump pun menyatakan ketidaksukaannya dengan keputusan Nike memilih Colin, atlet yang menjadi kontroversi karena tidak berdiri menghormati pengibaran bendera dan lagu kebangsaan AS, jelang pertandingan football pada 2016 silam.
Diprediksi penjualannya bakal anjlok, bahkan Donald Trump sempat menyatakan 'Nike akan mati' akibat boikot, brand olahraga ternama itu justru makin berjaya. Dilihat dari sisi penjualan, Nike justru menanjak.
Baca Juga: Konsumen Nike Ramai-ramai Bakar Sepatu Gara-gara Atlet Kontroversial Ini
Sebuah penelitian yang dilakukan Edison Trends menunjukkan bahwa penjualan produk-produk Nike secara online meningkat sebanyak 31 persen sejak Minggu (2/9/2019) hingga Selasa (4/9/2019). Sebagai catatan, kampanye kontroversial tersebut pertama kali diperkenalkan pada Minggu lalu.
"Ada spekulasi kalau kampanye Nike/Kaepernick akan memicu turunnya penjualan, tapi data kami dari minggu lalu tidak mendukung teori itu," kata Pendiri Edison Trends, Hetal Pandya, dalam pernyataan seperti dilansir USA Today.
Analisa dari Edison Trends ini berdasarkan tanda terima maupun resi elektronik dari lebih 3 juta konsumen. Perihal peningkatan angka penjualan yang cukup signifikan tersebut, Nike hingga saat ini dilporkan belum memberikan konfirmasi.
Sebelumnya, saham Nike memang sempat turun setelah beredarnya iklan tersebut. Tapi berdasarkan data Marketwatch, sahamnya berangsur-angsur stabil.
Baca Juga: Setelah Aksi Bakar Sepatu, Seragam Nike Juga Diboikot di Sekolah Ini
Sementara itu Apex Marketing Group memperkirakan, terpilihnya Colin sebagai brand ambassador telah memberikan kontribusi sebesar USD 163 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun dari sisi pemberitaan media.
Colin Kaepernick merupakan pemain football pertama yang memilih berlutut, alih-alih berdiri dan memberi hormat, ketika lagu kebangsaan AS dikumandangkan jelang pertandingan NFL. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang tidak adil di aspek sosial dan tindakan brutal polisi terhadap imigran. (hst/hst)
Mereka melakukan aksi bakar sepatu dan baju Nike yang mereka miliki dan mengunggah video pembakaran tersebut ke media sosial seperti Twitter dan Instagram disertai hashtag #BoycottNike.
Presiden AS Donald Trump pun menyatakan ketidaksukaannya dengan keputusan Nike memilih Colin, atlet yang menjadi kontroversi karena tidak berdiri menghormati pengibaran bendera dan lagu kebangsaan AS, jelang pertandingan football pada 2016 silam.
Atlet kontroversial Colin Kaepernick jadi model iklan terbaru Nike. Foto: Getty Images |
Diprediksi penjualannya bakal anjlok, bahkan Donald Trump sempat menyatakan 'Nike akan mati' akibat boikot, brand olahraga ternama itu justru makin berjaya. Dilihat dari sisi penjualan, Nike justru menanjak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah penelitian yang dilakukan Edison Trends menunjukkan bahwa penjualan produk-produk Nike secara online meningkat sebanyak 31 persen sejak Minggu (2/9/2019) hingga Selasa (4/9/2019). Sebagai catatan, kampanye kontroversial tersebut pertama kali diperkenalkan pada Minggu lalu.
"Ada spekulasi kalau kampanye Nike/Kaepernick akan memicu turunnya penjualan, tapi data kami dari minggu lalu tidak mendukung teori itu," kata Pendiri Edison Trends, Hetal Pandya, dalam pernyataan seperti dilansir USA Today.
Analisa dari Edison Trends ini berdasarkan tanda terima maupun resi elektronik dari lebih 3 juta konsumen. Perihal peningkatan angka penjualan yang cukup signifikan tersebut, Nike hingga saat ini dilporkan belum memberikan konfirmasi.
Colin Kaepernick, atlet kontroversial jadi model iklan terbaru Nike. Foto: Getty Images |
Sebelumnya, saham Nike memang sempat turun setelah beredarnya iklan tersebut. Tapi berdasarkan data Marketwatch, sahamnya berangsur-angsur stabil.
Baca Juga: Setelah Aksi Bakar Sepatu, Seragam Nike Juga Diboikot di Sekolah Ini
Sementara itu Apex Marketing Group memperkirakan, terpilihnya Colin sebagai brand ambassador telah memberikan kontribusi sebesar USD 163 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun dari sisi pemberitaan media.
Colin Kaepernick merupakan pemain football pertama yang memilih berlutut, alih-alih berdiri dan memberi hormat, ketika lagu kebangsaan AS dikumandangkan jelang pertandingan NFL. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang tidak adil di aspek sosial dan tindakan brutal polisi terhadap imigran. (hst/hst)












































Atlet kontroversial Colin Kaepernick jadi model iklan terbaru Nike. Foto: Getty Images
Colin Kaepernick, atlet kontroversial jadi model iklan terbaru Nike. Foto: Getty Images