Aneh, Ada Model Pria 'Hamil' di Catwalk London Fashion Week

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 11 Jun 2018 14:06 WIB
Fashion show Xander Zhou. (Foto: Instagram/@grungygrandpa) Fashion show Xander Zhou. (Foto: Instagram/@grungygrandpa)

London - Rangkaian London Fashion Week Men's tengah berlangsung di London, Inggris. Turut pamer karya, desainer China Xander Zhou yang menyertakan model pria 'hamil' di catwalk.

Dalam peragaan yang digelar di Queen Elizabeth Hall di Southbank Centre, London, Minggu (10/6/2018), muncul model pria berkaus putih longgar bertulisan 'New World Baby' sebagai pembuka. Kaus tersebut digulung ke atas sehingga mengekspos perut 'hamil' sang model.

Baca Juga: Ini Jadinya Saat Ratu Elizabeth Pertama Kali Nonton London Fashion Week

Menyusul kemudian, deretan model pria yang seperti sedang melalui masa kehamilan trisemester ketiga. Tentu saja, itu hanya perut prostetik alias tiruan. Dilansir dari Dazed, adalah make-up artist Isamaya French yang berada di balik perut buatan tersebut.

Tak hanya model pria 'hamil', peragaan tersebut turut menampilkan model bertangan enam, wig berwarna kuning neon mencolok, serta mengeksplor material berwarna metal yang menciptakan kesan futuristik.

Desainer Xander Zhou. Desainer Xander Zhou. (Foto: Jeff Spicer/Getty Images)

Untuk koleksi Spring 2019 ini, Xander Zhou mendapuk alien dan teknologi cloning sebagai inspirasinya. "Itu adalah penglihatan saya akan masa depan. Saya tidak mendesain berdasarkan elemen fashion. Itu bukan dunia yang tepat buat saya. Tapi saya mencoba menciptakan sebuah koleksi sebagai film dan cerita saya sendiri dan menampilkan model sebagai sebuah karakter," kata sang desainer seperti dikutip WWD.

Baca Juga: Tenun Payakumbuh Bakal Eksis di London Fashion Week

Di tengah kesibukannya sebagai desainer, Xander Zhou saat ini masih menjabat sebagai direktur koleksi busana pria untuk T Magazine The New York Times versi China.

Latar belakang pendidikan pertama Xander adalah desain industri sebelum akhirnya ia memperdalam ilmu desain fashion di Belanda. Pada 2007, ia mendirikan label fashionnya yang berkarakter urban. Walau berbasis di China, koleksinya rutin dipresentasikan di London Fashion Week. Saat ini, karya Xander sudah dijual di sejumlah butik yang populer di kalangan kaum Hypebeast, salah satunya Opening Ceremony Amerika Serikat dan Jepang.


(dtg/dtg)