Barli Asmara Terinspirasi Monarki Abad ke-18 untuk Koleksi Busana Terbarunya

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 17 Apr 2018 09:24 WIB
Foto: Foto: Mohammad Abduh/Wolipop Foto: Foto: Mohammad Abduh/Wolipop

Jakarta - Seolah tiada waktu untuk beristirahat, desainer Barli Asmara kembali melansir karya terbaru. Berkolaborasi dengan perusahaan cat AkzoNobel, Barli Asmara menampilkan deretan koleksi dengan inspirasi monarki abad ke-18 di dalam rangkaian Fashion Nation Senayan City, Senin (16/4/2018) malam.

Koleksi tersebut menyusul karya-karya teranyarnya yang dipamerkan di Indonesia Fashion Week dan Plaza Indonesia Fashion Week baru-baru ini. Berbeda dari koleksi sebelumnya, palet emas menjadi fokus utama Barli kali ini.

Barli Asmara Terinspirasi Monarki Abad ke-18 untuk Koleksi Busana TerbarunyaGaun bernuansa emas rancangan Barli Asmara. (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)

Mengangkat tajuk 'Monarque Metallique', desainer asal Bandung ini menarik inspirasi dari kerajaan-kerajaan Eropa di abad ke-18. Metalik sendiri merupakan satu dari lima tekstur cat produk Dulux Ambience dari AkzoNobel.

Menurut Barli, unsur metalik sangat pas untuk merepresentasikan tema kekuatan seorang perempuan dalam koleksi adibusana ini. "Ada unsur elegannya tapi tidak terlalu berlebihan," kata Barli jelang peragaannya.

Barli Asmara Terinspirasi Monarki Abad ke-18 untuk Koleksi Busana Terbarunya(Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)

Emas sebagai turunan dari unsur metalik menjadi pilihan Barli. Menjadi unik karena Barli benar-benar bermain dengan satu warna tersebut. "Tantangannya adalah bagaimana membuat koleksi tidak terasa monoton meski tampil dengan warna tunggal, " tambah Barli.

Untuk menyiasatinya, desainer anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) ini mengaplikasikan padu-padan tekstur yang berbeda-beda. Pada koleksi yang terdiri dari 11 look itu, bahan linen sesekali dipasangkan dengan velvet hingga sulaman dan material hasil laser-cut.

Barli Asmara Terinspirasi Monarki Abad ke-18 untuk Koleksi Busana Terbarunya(Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)

Bak putri raja, para model menebar pesona dalam balutan gaun bersiluet ball-gown dengan aksesori kepala dari Le Ciel. Terselip pula pilihan outerwear seperti coat dengan lengan megar yang menawan. Tidak ketinggalan permainan detail tiga dimensi yang ikut mempermanis koleksi ini.

Selain Barli, fashion show juga menampilkan koleksi kolaborasi AkzoNobel dan Diana Couture. Menekankan pada aksen gradasi, koleksi Diana Couture pun mencuri perhatian dengan gayanya tersendiri.


(dtg/kik)