Pakai Jas Temui Parlemen AS, Simbol Penyesalan Mark Zuckerberg?

Hestianingsih - wolipop Rabu, 11 Apr 2018 11:16 WIB
Mark Zuckerberg. Foto: Getty Images
Washington, DC - Mark Zuckerberg mendatangi gedung Capitol Hill di Washington, D.C., tempat parlemen Amerika Serikat bermarkas, Selasa (10/4/2018). Kehadirannya untuk menjawab soal skandal kebocoran data Facebook yang menimpa 87 juta penggunanya.

Selalu tampil dengan T-shirt abu-abu, jeans dan sneakers, kali ini Mark Zuckerberg terlihat berbeda mengenakan setelan jas navy, kemeja putih dan dasi warna biru. Lima jam lamanya, Mark Zuckerberg menghadapi cecaran pertanyaan para senator tentang masalah keamanan data Facebook.

Penampilan Mark Zuckerberg yang memilih mengenakan setelan jas lengkap pun mendapat apresiasi publik maupun media Amerika Serikat. Setelan jas yang dikenakannya dianggap sebagai sinyal bahwa dirinya sangat serius dengan permasalahan kebocoran data tersebut.
Mark Zuckerberg. Foto: Getty Images

Pakaian yang menunjukkan bahwa dia penuh sesal, tanda permohonan maaf dan bahwa ia sanggup bertanggungjawab sebagai pimpinan platform social media terbesar di dunia.

Baca Juga: Ini Rasanya Kerja Bareng Suami Sendiri Menurut Istri Mark Zuckerberg

Majalah gaya hidup pria GQ menulis, Mark Zuckerberg memilih setelan jas bukan karena sekadar ingin terlihat rapi atau bagus. Tapi lebih untuk menunjukkan bahwa dia pria dewasa dan bertanggungjawab di ruangan tersebut. Sementara New York Times menyebut penampilan Mark Zuckerberg merupakan caranya yang tersirat untuk mengatakan 'aku minta maaf'.
Mark Zuckerberg. Foto: Getty Images

"Secara simbolis pesan yang ia sampaikan memang benar-benar mengena," kata Alan Flusser, seorang penjahit busana pria di New York dan penulis 'Clothes and the Man', seperti dikutip dari NY Times.

Baca Juga: Menu Sarapan Orang Kaya Dunia, Mark Zuckerberg Hingga Jack Dorsey

Ini bukan pertamakalinya pria 33 tahun itu memakai setelan jas. Mark Zuckerberg pernah memakai jas saat hadir di G8 Summit di Prancis pada 2011. Ia juga memilih setelan jas berwarna gelap saat makan malam bersama Presiden China Xi Jinping dan ketika wawancara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di kantor Facebook pada 2015.

(hst/hst)