Mengenal Turban yang Jokowi Pakai saat Jadi Imam Salat di Afghanistan

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 30 Jan 2018 13:46 WIB
Foto: Screenshot video BPMI
Kabul - Ada yang beda pada penampilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat salat di sela kunjungannya ke Kabul, Afghanistan, baru-baru ini. Bukan kopiah atau peci yang dipakai, melainkan turban berwarna gelap.

Turban tersebut merupakan pemberian Presiden Afghanistan Ashraf Ghani. Dari video yang diberikan Biro Setpres, Selasa (30/1/2018), terlihat Jokowi dan Ghani sempat melakukan sebuah pertukaran simbolis. Jokowi memberikan kopiah untuk Ghani, kemudian Ghani memberikan turban untuk Jokowi.

Presiden Jokowi dan Presiden Ghani saat bertukar kopiah dan turban.Presiden Jokowi dan Presiden Ghani saat bertukar kopiah dan turban. (Foto: Screenshot video Setpres)
Setelahnya, pertemuan lalu dilanjutkan dengan ibadah salat zuhur di sebuah masjid dengan Jokowi bertindak sebagai imamnya dan Ghani menjadi makmum.

Bentuk turban yang menutup rambut Jokowi terbilang unik karena terdapat kain panjang di belakangnya dan semacam 'kuncup' di atasnya. Turbannya juga persis dengan yang kerap dipakai oleh presiden Afghanistan sebelumnya, Hamid Karzai.

Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai saat berbicara di depan publik.Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai saat berbicara di depan publik. (Foto: Getty Images)

Seperti peci di Indonesia, turban umum dipakai oleh para pria Afghanistan. Adapun model dan warna turbannya bisa berbeda-beda berdasarkan daerahnya.

Dikutip dari New York Times, turban di tenggara Afghanistan dikenal dengan ukurannya yang agak besar dan dililit longgar seolah terlihat mau lepas. Sementara di Kabul, ibukota Afghanistan, para prianya lebih memilih bentuk yang lebih simpel dan kecil.

Seperti peci di Indonesia, turban umum dipakai di Afghanistan.Seperti peci di Indonesia, turban umum dipakai kaum pria Afghanistan. (Foto: Getty Images)
Mereka yang di timur Afghanistan menggunakan turban yang terlilit rapi tanpa ada sisa kain yang menjuntai. Turban jenis ini dikenal dengan sebutan 'shimla'. Lalu turban khas Taliban, kelompok garis keras yang menguasai hampir seluruh daerah Afghanistan, terbuat dari katun yang lembut. Biasanya berwarna hitam atau putih, dengan 'buntut' panjang yang menjuntai dari belakang turban.

Mengenal Turban yang Jokowi Pakai saat Jadi Imam Salat di AfghanistanFoto: Getty Images
Akan tetapi, turban di Afganistan saat ini kebanyakan berwarna abu-abu gelap, hijau zaitun, lalu coklat dan hijau lembut.


(dtg/dtg)