Pecahkan Rekor, Tas Hermes Birkin Berhias Berlian Terjual Rp 5 Miliar
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 01 Jun 2017 13:07 WIB
Hong Kong
-
Sebuah tas Hermes Birkin telah memecahkan rekor sebagai tas termahal yang pernah dijual di pelelangan. Hermes Birkin dari kulit buaya dengan aksen emas putih ini terjual hampir USD 380 ribu atau sekitar Rp 5 miliar.
Tas yang diberi nama Himalaya Niloticus Crocodile Diamond Birkin 30 ini terjual kepada seorang penawar tak dikenal yang menawar via telepon, saat acara lelang di Hong Kong. Setelah tawar menawar yang sengit, tas langka tersebut akhirnya jatuh kepadanya dengan harga HKD 2,94 juta atau sekira Rp 5 miliar.
Rekor baru ini mengalahkan rekor tahun lalu, di mana tipe tas Hermes yang persis sama berhasil terjual HKD 2,32 juta atau Rp 3,9 miliar.
Seperti dikutip dari AFP, setiap tahunnya hanya satu atau dua tas Hermes Birkin Diamond Himalaya yang diproduksi dan dijual secara global. Menurut Christie's, rumah pelelangan di Hong Kong, ini merupakan produksi terlangka yang pernah dibuat untuk sebuah tas tangan.
"Sudah ada rumor kalau produksi tas Himalaya ini akan dihentikan, kami melihat itulah alasannya kenapa nilai tas jadi meningkat musim ini," ujar Matthew Rubinger, international head dari divisi handbags and accessories Christie's.
Belakangan ini tas rancangan desainer atau rumah mode mewah memang semakin dilirik sebagai ladang investasi yang menjanjikan. Para pembelinya, siapa lagi kalau bukan para kolektor yang memang mencintai tas berkualitas premium dan mewah.
Kembali ke Himalaya Niloticus Crocodile Diamond Birkin 30, tas ini memang sangat istimewa dan disebut-sebut sebagai tas tangan paling diminati. Tas terbuat dari kulit buaya yang dihiasi berlian. Sementara bagian buckle dan detail gembok yang ikonik dibuat dari emas putih 18 karat.
Tas mewah ini pertamakali diproduksi pada 2014 dan merupakan 'keluarga' dari seri tas Hermes Birkin. (hst/hst)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip dari AFP, setiap tahunnya hanya satu atau dua tas Hermes Birkin Diamond Himalaya yang diproduksi dan dijual secara global. Menurut Christie's, rumah pelelangan di Hong Kong, ini merupakan produksi terlangka yang pernah dibuat untuk sebuah tas tangan.
"Sudah ada rumor kalau produksi tas Himalaya ini akan dihentikan, kami melihat itulah alasannya kenapa nilai tas jadi meningkat musim ini," ujar Matthew Rubinger, international head dari divisi handbags and accessories Christie's.
Belakangan ini tas rancangan desainer atau rumah mode mewah memang semakin dilirik sebagai ladang investasi yang menjanjikan. Para pembelinya, siapa lagi kalau bukan para kolektor yang memang mencintai tas berkualitas premium dan mewah.
Kembali ke Himalaya Niloticus Crocodile Diamond Birkin 30, tas ini memang sangat istimewa dan disebut-sebut sebagai tas tangan paling diminati. Tas terbuat dari kulit buaya yang dihiasi berlian. Sementara bagian buckle dan detail gembok yang ikonik dibuat dari emas putih 18 karat.
Tas mewah ini pertamakali diproduksi pada 2014 dan merupakan 'keluarga' dari seri tas Hermes Birkin. (hst/hst)











































