ADVERTISEMENT

Ingin Investasi Tas Bermerek? Ini yang Harus Diperhatikan

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 23 Mar 2017 09:11 WIB
Foto: Dok. Instagram/Banananina
Jakarta -

Membeli tas bermerek bagi sebagian orang memberikan kepuasan dan kebanggaan sendiri. Namun tidak sedikit pula yang melihatnya sebagai kesempatan berinvestasi.

Ingin membeli tas bermerek lalu menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi? Mega Anjasmoro, eCommerce & Marketing Manager Banananina, reseller tas bermerek baru dan bekas, berbagi tips agar investasi tas Anda mendatangkan keuntungan yang menggiurkan.

1. Kenali Brand yang Paling Diminati

Pilih tas dengan merek yang menjadi primadona pasar. Mega mengamati, ada tiga brand terfavorit secara global, yakni Hermes, Chanel dan Louis Vuitton.

"Hermes berada di urutan teratas karena barangnya diproduksi terbatas sehingga langka dan dapat dijual lebih tinggi dari harga beli pertama kali," ungkap Mega saat peluncuran Preloved by Banananina di Hermitage Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2017).

2. Amati Tren Pasar

Setiap negara memiliki preferensi tas berbeda-beda. Orang Asia misalnya, menyukai tas yang menampilkan logo brand seperti monogram Louis Vuitton. "Kalau konsumen di Eropa dan AS lebih suka yang simpel dan polos," ungkap Mega.

Begitu pula dalam hal pemilihan warna. Di Indonesia, tas speedy Louis Vuitton yang berwarna coklat lebih diminati ketimbang penuh warna.

3. Dokumen

Pastikan keaslian barang terjamin dengan adanya dokumen dan sertifikat. Sehingga pada saat menjual ulang, Anda dapat meyakinkan calon pembeli bahwa barang tersebut.

4. Rawat dengan Seksama

Barang mewah terkadang membutuhkan perawatan ekstra lebih, apalagi jika Anda ingin menjualnya kembali. Tentu perawatan diperlukan agar tas tetap dalam kondisi prima dan awet. Dengan begitu, nilai jual tas tidak menurun drastis. Maka, jangan ragu untuk membersihkan tas di layanan bag spa atau segera membersihkan sepatu seusai dipakai.



(dng/asf)