Tak Perlu Kasur, Dengan Busana Ini Anda Bisa Tidur di Mana Saja

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 24 Mar 2016 18:30 WIB
Foto: Facebook
Jakarta - Rasa kantuk sering datang tiba-tiba kapan saja. Entah itu di tengah perjalanan menuju kantor, sedang meeting, atau menunggu antrean di rumah sakit.

Kita bisa saja mencuri waktu untuk tidur sejenak, tapi tentunya tidak senyaman tidur di kasur sendiri. Namun itu bukan lagi masalah bila Anda memakai Suvet.

Jurys Inn Hotel Group, salah satu jaringan hotel terbesar di Inggris, memperkenalkan Suvet, setelan yang menjamin penggunanya bisa tidur nyaman di mana saja.



Nama Suvet sendiri merupakan penggabungan dari dua kata, yakni 'suit' (setelan) dan 'duvet' (semacam selimut). Suvet hadir dalam warna putih terang dan terdiri dari dua potong busana berukuran tebal, yakni atasan dalam potongan coat, lengkap dengan sabuknya, dan celana panjang.

Busana yang terbuat dari 100% katun itu dilengkapi kerah yang tinggi dan empuk sehingga nyaman sebagai senderan kepala layaknya bantal.

Ditambah area bahu yang lebar untuk memberikan ruang ekstra bagi pemakainya ketika sedang berpergian dengan transportasi publik. Hadir pula kantung di sisi kiri dan kanan depan coat untuk menghangatkan tangan.   

Baca Juga: 30 Gaya Selebriti di Indonesia Fashion Week 2016

Dalam sebuah video promosinya, Suvet dipakai oleh sepasang pekerja kantoran ketika menjalani rutinitas sehari-hari. Sebuah adegan menampilkan keduanya sempat tertidur lelap di kereta dan kantor. Saat berjalan di tengah kerumunan orang, mereka mencuri perhatian karena terlihat seperti 'orang-orangan' salju hidup.

Suvet boleh saja menawarkan kenyamanan. Tapi bagi Anda yang mementingkan penampilan, busana ini tampaknya kurang cocok.

Suvet merupakan buah kolaborasi Jurys Inn Hotel Group dengan desainer kostum Wendy Benstead. Menurut Wendy, Suvet hadir sebagai solusi bagi masyarakat Inggris yang kerap didera masalah kesehatan karena kurang tidur.



"Tinggal di negara yang penduduknya candu bekerja sehingga kurang tidur dan menimbulkan masalah sakit kepala, kami pun menciptakan The Suvet," kata Wendy seperti dikutip borepanda.com.

Suvet juga diciptakan sebagai respon dari penelitian Jurys Inn Hotel terhadap 2.500 responden dari Inggris terkait pola tidur mereka.

Mereka menemukan, hampir dari setengahnya atau 56% responden sulit beranjak dari kasur untuk memulai rutinitas. Dari penelitian itu terungkap pula bahwa 42% responden kerap mengalami masalah kurang tidur. Sementara 52% responden sering tertidur di transportasi publik. (dng/dng)