Kembar Olsen Dituntut Setelah Tak Menggaji Anak Magang yang Kerja 50 Jam

Kiki Oktaviani - wolipop Rabu, 12 Agu 2015 15:40 WIB
dok. Getty Images
Jakarta - Si kembar Mary-Kate dan Ashley Olsen telah membangun perusahaan fashion dan hiburan senilai miliaran dollar sejak mereka kecil. Tapi tampaknya si kembar yang kini lebih dikenal sebagai desainer itu melupakan orang-orang yang sudah bekerja keras untuk perusahaan mereka.

Saat ini, Mary-Kate dan Ashley tengah tersandung kasus hukum terkait dengan tidak menggaji anak magang yang telah bekerja keras. Kabar menyebutkan bahwa anak magang yang bekerja di perusahaan si kembar itu bekerja layaknya karyawan tetap di sana yakni 50 jam dalam seminggu tanpa diberi upah.

Menurut berbagai sumber, perusahaan Dualstar Entertainment Group milik si kembar Olsen yang membawahi label fashion seperti The Row dan Elizabeth & James itu dituntut karena tidak membayarkan upah untuk 40 orang mantan atau yang masih magang. Pemimpin yang menggugat perusahaan tersebut, Shahista Lalani yang juga pernah magang di sana menceritakan penderitaannya selama bekerja untuk si kembar 29 tahun itu.

"Mereka banyak tuntutan. Aku bekerja untuk tiga pekerjaan. Aku harus berkomunikasi dengannya sepanjang hari, malam dan membalas email tengah malam," ujar wanita magang untuk The Row selama enam bulan di 2012 itu, seperti dikutip dari Page Six.

Lalani juga bercerita bahwa dia sempat dirawat di rumah sakit karena kelelahan setelah membawa coat seberat lebih dari 20 kg di bawah cuaca New York yang sedang panas-panasnya. Menurut dokter, Lalani setelah itu mengalami dehidrasi.

"Mereka tipikal yang kasar. Banyak anak magang yang menangis di sana," tambah wanita yang kini telah menjadi desainer fashion itu.

Laporan gugatan menyatakan bahwa anak magang di Dualstar Entertainment Group melakukan pekerjaan yang sama dengan karyawan lainnya. Tuntutannya adalah perusahaan tersebut harus membayar seluruh anak magang sesuai upah minimum ditambah dengan upah lembur.

(kik/kik)