Hijab Style: Belajar Pakai Hijab yang Syar'i dengan 5 Cara Ini

- wolipop Jumat, 09 Mei 2014 11:05 WIB
Dok. Instagram Nonie Sabrina Qabajah
Jakarta - Perkembangan hijab di Indonesia semakin pesat. Wanita berhijab tidak lagi tampil monoton tapi semakin pintar dengan padu padan busana yang stylish. Namun tidak semua wanita tampil dengan hijab yang syar'i. Menurut pimpinan redaksi (Pimred) majalah muslimah, Jetty R. Hadi, semua orang butuh proses agar bisa berhijab sesuai syariat Islam.

"Sebetulnya setiap orang berbusana berdasarkan pilihan dan alasan masing-masing. Sebagai muslimah memang ada hadisnya dalam Al-Quran untuk menutup aurat. Namun setiap muslimah melalui proses belajar, sepengetahuan mereka, tergantung keyakinan masing-masing menerjemahkannya seperti apa," tutur Jetty saat dihubungi Wolipop melalui telepon, Kamis (8/5/2014).

Bagi Anda yang ingin belajar mengenakan hijab syar'i, berikut tipsnya.

1. Menggunakan Pakaian Longgar
Jetty menuturkan, menggunakan pakaian yang tidak ketat dan longgar merupakan salah satu proses menuju ke hijab yang syar'i. Hal serupa juga diungkapkan oleh desainer kondang, Itang Yunasz.

"Pilih yang tidak ketat, lekuk tangan dan dada nggak kelihatan. Jauhilah barang-barang yang melekat di tubuh seperti kaos, tapi saya menampilkan kaos itu bukan berarti memberi peluang wanita tampil seksi karena sebagian orang yang baru proses menuju ke syar'i tetap bisa menerima baju saya. Kita hidup di masyarakat yang luas, gimana cara kita menerapkannyn, kan bisa ditambahi jaket atau blazer," papar pria yang sudah 32 tahun menjadi perancang busana kepada Wolipop di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2014).

2. Tidak Transparan
Selain menggunakan pakaian yang longgar, Jetty juga menyarankan agar tidak mengenakan busana transparan. Jika Anda menggunakan material yang tipis seperti sifon sebaiknya tambahkan manset atau dalaman panjang agar tidak menerawang. Itang menambahkan, abaya merupakan salah satu busana yang tepat untuk tampil syar'i. Pilihan warna hitam tidak membuat busana tampak menerawang.

3. Menggunakan Hijab Panjang Menutup Dada
Itang menyarankan agar tampil syar'i dengan hijab panjang menutupi dada. Tujuan hijab panjang tersebut untuk menutupi lekuk dada dan bentuk payudara wanita agar tidak menarik perhatian terutama di depan para pria.

"Lekukan dada nggak boleh kelihatan makanya dipanjangin saja kerudungnya supaya dadanya nggak berlekuk," saran pemilik label Kamilaa dan Preview itu.

4. Tidak Menggunakan Warna 'Mencolok'
Seperti yang dikutip Wolipop dari berbagai sumber, tampil syar'i dengan hijab simpel dan tidak memakai busana warna terang atau mencolok. Jetty menegaskan, warna mencolok di sini bukan berarti pilihan nuansa seperti merah, kuning neon, hijau stabilo, atau warna terang lainnya.

Warna mencolok yang dimaksud sebenarnya tergantung situasi dan kondisi wanita tersebut berada. Misalnya saja, ketika hadir di pemakaman biasanya orang Islam menggunakan busana yang cenderung gelap seperti hitam. Namun Anda sengaja memakai warna merah untuk menarik perhatian. Itu yang sebenarnya perlu dihindari.

"Sebetulnya bukan nggak boleh pakai aksesori dan pakaian warna terang tapi kita harus pada tempatnya. Kalau kita ke pesta pernikahan menggunakan pakaian warna-warni tidak apa-apa, lain hal jika pergi melayat. Pilihan warna itu sebenarnya bukan mencolok tapi mengikuti lingkungan dan tempat tinggal kita berada," ujar Jetty yang kerap tampil syar'i dalam kesehariannya.

5. Tidak Menggunakan Make-up Berlebihan
Beberapa sumber mengatakan bahwa berhijab yang syar'i tidak disarankan memakai make-up saat keluar rumah. Menurut Jetty, berusaha menuju hijab yang syar'i bukan berarti tidak boleh memakai riasan wajah. Boleh saja asalkan niat Anda menggunakannya bukan untuk menarik perhatian.

Jetty juga mengatakan bahwa setiap wanita diberikan wajah yang cantik untuk disyukuri dan dijaga. Jika pergi keluar rumah tanpa produk kecantikan bisa membuat kulit kusam dan kering. Hal itu menunjukkan bahwa Anda tidak bisa menjaga dan merawat karunia yang Tuhan berikan.

"Yang saya ketahui kita harus menyusukuri apa yang diberikan Allah. Kalau kita keluar rumah nggak pakai pelembab, sunblock kan bisa merusak wajah dan kulit, berarti kita tidak mensyukuri nikmat Allah dan menjaga kesehatan tubuh kita sendiri. Tapi kemudian kalau kita sengaja memakai lipstik merah untuk menarik perhatian, itu yang sebaiknya dihindari. Jadi tergantung niatnya saja," tandas Jetty di akhir perbincangan.



(aln/aln)